#beritalampung#beritatulangbawang#pembunuhan#kriminal

Cemburu Buta Diduga Jadi Motif Pembunuhan dan Bunuh Diri di Rawapitu

Cemburu Buta Diduga Jadi Motif Pembunuhan dan Bunuh Diri di Rawapitu
Proses visum kedua korban di Puskesmas Rawapitu. Dok/Polres Tulangbawang


Menggala (Lampost.co): Iwan (35) warga Kampung Rawaragil, Kecamatan Rawapitu diduga membunuh kekasihnya, Nurul Fajariah (30) warga Kampung Gedungjaya, Kecamatan Rawapitu, sebelum akhirnya bunuh diri. Peristiwa itu diduga ditenggarai Iwan cemburu terhadap wanita idamannya tersebut. 

Keduanya ditemukan tergeletak bersimbah darah di dapur rumah orang tua Nurul Fajariah yang berada di RT 15/RW 05 Kampung Gedungjaya, Minggu, 11 Desember 2022. Nurul Fajariah diketahui berstatus janda, sedangkan Iwan berstatus memiliki istri.

Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, mengatakan motif pembunuhan yang dilakukan Iwan diduga akibat faktor cemburu terhadap perempuan idamannya. "Indikasi itu, karena terdapat dua status galau yang di upload di media sosial Facebook milik Iwan di hari kejadian," kata dia, Senin, 12 Desember 2022.

Berita terkait: Sepasang Warga Rawapitu yang Ditemukan Tewas Bukan Suami Istri

Pertama, lanjut Zaen, Iwan menuliskan status di beranda Facebook dengan kata-kata "saiki kowe tak bebasne ne gor arep dadi lonte ngolek duit sing jaremu cepet selagi enek kesempatan".

Lalu pelaku kembali membuat status di Facebook miliknya dengan kalimat "buat keluarga ku semuanya jangan sedih ikhlas tabah mungkin inilah jalan hidupku" yang diunggah di hari dan tanggal serta jam yang sama.

"Motif pelaku membunuh korban karena diduga karena cemburu. Hal ini dapat dilihat dari status Facebook pelaku," kata Wido.

Sebelum kejadian, kata Wido, sekitar pukul 09.00 WIB pelaku mendatangi kediaman korban. Berselang satu jam kemudian, korban tiba di rumahnya. Keduanya bertemu di dapur rumah. Namun sekitar pukul 12.00 WIB, kedua orang tua korban mendengar suara jeritan dari arah dapur.

"Terdengar suara jeritan. Setelah dua menit teriakan tersebut, bapak korban mengecek ke dapur dan melihat anaknya serta Iwan telah tergeletak, melihat kondisi masih hidup namun nafas terdengar ngorok," katanya. 

Dari hasil visum yang dilakukan di Puskesmas Rawapitu, lanjut Kasat Reskrim, terdapat tiga luka akibat tusukan senjata tajam ditubuh Iwan yakni di dada kiri, dada kanan, dan dada bagian tengah. 

Sementara Nurul Fajariah terdapat 12 luka diantaranya dibagian tangan kanan, lengan kanan bawah dan atas, luka sayat, luka di bagian payudara, dibagian dada, dan perut.

Ia menduga setelah menikam korban, pelaku kemudian nekat mengakhiri hidupnya dengan senjata tajam yang sama. Indikasi itu diperkuat dari bekas luka yang terdapat di tubuh pelaku. "Dari bekas luka si pelaku dan posisi pisau serta sarung pisau ada pada pinggang Iwan," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait