#perkelahian#ipar#kriminal#beritalampung

Cekcok Mulut dan Dipukul, Okta Laporkan Kakak Ipar ke Polsek Pardasuka

Cekcok Mulut dan Dipukul, Okta Laporkan Kakak Ipar ke Polsek Pardasuka
BA yang dilaporkan adik ipar karena cekcok dan memukul, dibbekuk jajaran Polsek Pardasuka. (Foto:Dok.PolsekPardasuka)


PRINGSEWU (Lampost.co)--Unit Reskrim Polsek Pardasuka Polres Tanggamus  menangkap BA (26) , Pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap Okta Afriyanto (29) warga Pekon Kedaung Kecamatan, Pardasuka Kabupaten Pringsewu.
Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Kapolsek Pardasuka AKP Harry Suryadi, Sabtu (16/12/2017),  mengatakan BA, ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan, Jumat (15/12), sekitar pukul 10.00 WIB. "Ia ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti bersalah melakukan penganiayaan," kata Harry.
Polisi menangkap BA berdasarkan laporan polisi LP/B- 332/XI/2017/Polda Lpg/Res Tgms/Sek Parda tanggal 25 Nopember 2017. 
"Berdasarkan keterangan BA, tindakan penganiayaan tersebut dilakukannya karena jengkel terhadap korban yang dinilainya tidak sopan terhadap orang tuanya dan korban tidak terima saat dinasehati", kata Harry.
Sementara itu berdasarkan keterangan korban. Pada saat kejadian, korban bersama isterinya datang ke rumah mertuanya, saat itu juga pelaku yang merupakan kakak ipar korban ada di rumah mertuanya.
"Dalam pertemuan itu, terjadi salah faham mengakibatkan keributan percekcokan antara pelaku dan korban, kemudian korban dipukul bagian kepalanya, karena merasa terancam korban berlari tetapi terjatuh di selokan jalan Pekon Rantau Tijang sehingga mengalami luka memar di kepala dan patah tulang tangan kanan," ujar Harry.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya BA dijerat pasal 351 KUHPidana dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. 

EDITOR

Sudiono

loading...




Komentar


Berita Terkait