cekfakta

[Cek Fakta] Viral Video Bentrokan Ormas BPPKB Banten vs Ambon? Ini Faktanya

[Cek Fakta] Viral Video Bentrokan Ormas BPPKB Banten vs Ambon? Ini Faktanya
Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook


Beredar sebuah video bentrokan yang dinarasikan melibatkan ormas BPPKB Banten dengan masyarakat Ambon. Video ini beredar melalui pesan berantai di aplikasi pesan Whatsapp.
 
Dalam video tersebut dua kelompok massa saling serang dengan menggunakan senjata tajam. Tampak beberapa pengguna jalan merekam aksi tersebut.
 
Dalam pesan berantai tersebut terdapat narasi pesan berantai berupa imbauan dari salah satu kelompok masyarakat Ambon untuk menghindari lokasi terjadinya bentrokan. Berikut narasinya.


 
Adanya gesekan antara BPPKB dan Ambon sampai terjadinya kematian.. Tentunya akan berbuntut saling serang.. Pengrusakan Posko BPPKB pun sudah terjadi..
 
Mohon perhatiannya dan saling Mengingatkan untuk Keselamatan Saudara-saudari Kita yang lainnya agar berhati-hati..!!!"

 


[Cek Fakta] Viral Video Bentrokan Ormas BPPKB Banten vs Ambon? Ini Faktanya
 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim video bentrokan Ormas BPPKB Banten vs Ambon adalah salah. Faktanya, bentrokan tersebut dipastikan hoaks berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian.
 
Dilansir dari Tempo.co, Wakil Polres Jakarta Timur AKBP Stefanus Tamuntuan mengatakan video bentrokan antara dua organisasi masyarakat BPPKB Banten dengan FPMM (Front Pemuda Muslim Maluku) di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur adalah hoaks. Ia mengatakan video tersebut di wilayah Duren Sawit.
 
"Itu kejadian di mana, tapi seolah-olah dibilang daerah Jakarta Timur. Itu ga tahu di mana," ujar Stefanus dilansir Tempo.co.
 
Ia mengakui sempat terjadi gesekan imbaskejadian penganiayaan yang terjadi di wilayah Jakarta Timur. Namun, tak melebar hingga menjadi bentrok antarormas. Pelaku penganiaya sudah ditangkap oleh polisi.
 
[Cek Fakta] Viral Video Bentrokan Ormas BPPKB Banten vs Ambon? Ini Faktanya
 
Dilansir dari Akurat.co, peristiwa penganiayaan kepada salah satu kelompok Ambon, bermula ketika korban Hamzah Kei datang ke lokasi kejadian dalam kondisi mabuk. Kemudian, korban meminta uang kepada pedagang yang ada di sana.
 
Karena tidak mau memberikan, akhirnya pelaku mencoba mengambil pisau dan ingin menusukan korban dari kelompok BPPKB Banten. Tapi karena punya ilmu bela diri, akhirnya pisau itu diberhasil direbut dan korban pun ditusuk dibagian kaki.
 
"Karena memang korban ini dalam keadaan mabuk meminta uang kepada pedagang. Ga mau dikasih dia malah ambil pisau dan mau nusuk," terang dia.
 
Namun demikian, Rensa tidak menyebutkan orang yang melakukan penusukan kepada korban. Sebab, kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargan dan tidak dilanjutkan.
 
"Kedua belah pihak sudah sepakat berdamai semua perwakilan kita panggil. Rencananya kelompok FPMM akan silaturahmi ke DPC BPPKB Jakarta Timur untuk mempererat silaturahmi agar tidak ada kesalahpahaman lagi," kata Rensa dilansir Akurat.co.
 
[Cek Fakta] Viral Video Bentrokan Ormas BPPKB Banten vs Ambon? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim video bentrokan Ormas BPPKB Banten vs Ambon adalah salah. Faktanya, bentrokan tersebut dipastikan hoaks berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian.
 
Informasi ini jenis hoaks False context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
[Cek Fakta] Viral Video Bentrokan Ormas BPPKB Banten vs Ambon? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://metro.tempo.co/read/1388913/video-bentrokan-ormas-maluku-dan-banten-di-duren-sawit-polisi-pastikan-hoaks
2.https://akurat.co/news/id-1214733-read-viral-video-kelompok-maluku-bentrok-dengan-bppkb-kapolsek-itu-hoaks

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait