#satujutaCovid#realisasibansos#Insentif#bantuan

Cegah Dampak Psikologis Penyebaran Covid-19 Meluas

Cegah Dampak Psikologis Penyebaran Covid-19 Meluas
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat tembusnya angka satu juta Covid-19 harus diikuti realisasi perbaikan upaya pengendalian dan intervensi dalam bentuk realisasi bansos dan insentif .Foto :DOK MI



Jakarta (Lampost.co) -- Tembusnya angka psikologis 1 juta kasus positif Covid-19 harus segera diikuti realisasi perbaikan upaya pengendalian dan intervensi dalam bentuk realisasi bansos dan insentif terhadap usaha terdampak kebijakan pengendalian Covid-19.

"Kesegeraan dalam merealisasikan sejumlah perbaikan penanganan dan realisasi bantuan terhadap masyarakat dan usaha terdampak sangat penting agak dampak psikologisnya tidak melebar ke mana-mana," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat melalui keterangan tertulis, Selasa, 26 Januari 2021.

Ia melanjutkan secara psikologis tembusnya 1 juta kasus positif Covid-19 di Tanah Air dan berdasarkan http://worldometers.info pada Selasa, 26 Januari 2021, jumlah kasus positif Covid-19 Indonesia berada di peringkat 19 dunia, peringkat 4 Asia dan tertinggi di Asia Tenggara. Hal ini bisa menimbulkan berbagai macam tafsir di tengah masyarakat terhadap upaya pengendalian penyebaran virus korona yang dilakukan selama ini.

Pada titik ini, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, para pemangku kepentingan harus benar-benar menunjukkan komitmennya kepada masyarakat dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19. Tentu saja, ujar anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, komitmen tersebut bisa ditunjukkan dalam bentuk realisasi dari berbagai rencana tindakan dan bantuan yang sudah dijanjikan.

Sebagai contoh mulai dari realisasi bantuan sosial kepada keluarga pra sejahtera, berbagai insentif terhadap usaha, hingga bantuan langsung tunai terhadap keluarga dan pekerja yang terdampak pandemi. Apalagi pemerintah sudah memastikan program perlindungan sosial atau bantuan sosial (bansos) untuk akselerasi pemulihan dan transformasi ekonomi pasca pandemi Covid-19 dilanjutkan pada 2021 dengan anggaran sebesar Rp408,8 triliun.

Rerie menekankan yang terpenting adalah segera memperbaiki sejumlah strategi yang dinilai kurang berhasil dalam pengendalian penyebaran Covid-19. Antara lain upaya test, tracing dan treat harus ditingkatkan secara masif dan akurat.
Demikian pula berbagai upaya peningkatan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti penggunaan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun, dalam keseharian masyarakat.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait