#napi#asimilasi

Cegah Covid-19, Lapas Kalianda Kembali Bebaskan Puluhan Napi

Cegah Covid-19, Lapas Kalianda Kembali Bebaskan Puluhan Napi
Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Tetra Destorie bersama Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo saat memberikan sambutan sebelum pemulangan 30 Wargaan binaan di Lapas setempat, Jum'at (24/4/2020). Dok Humas Lapas Kalianda


Kalianda (Lampost.co) -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda, Lampung Selatan, kembali membebaskan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kali ini, setidaknya ada 30 WBP dapat pulang ke rumah karena mendapatkan Hak Asimilasi di Rumah, Jumat, 24 April 2020.

Pada waktu yang bersamaaan, Lapas Kalianda juga membagikan 30 masker kepada WBP yang dibebaskan. Hal itu sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 saat Warga Binaan kembali kerumahnya masing-masing.

Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda,  Tetra Destorie mengatakan sebanyak 30 WBP dibebaskan karena mendapatkan hak asimilasi. Dimana, dalam pemulangan itu pihaknya bersinergi bersama Kapolres Lampung Selatan yang sekaligus membagikan sembako.

"Kita bersinergi dalam pemulangan warga binaan bersama Polres Lampung Selatan. Kami urus asimilasinya, kami edukasi lalu kami bagikan masker WBP yang pulang. Tentu ini supaya tidak tertular Covid-19 ketika di rumah. Sebab, mereka dari sini dalam kondisi steril," kata Tetra.

Dengan sinergitas ini, kata Tetra, Asimilasi di rumah ini dirinya berharap kedepannya WBP supaya bisa terkawal dengan baik. Setelah tiba, para WBP menjalankan isolasi dan tidak mengulangi kesalahan kembali.

"Harapan saya, kita terus bersinergi. Kita kawal proses asimilasi ini sampai berhasil, dengan catatan tidak ada tindak pidana yang dilakukan oleh WBP kita yang diasimilasikan," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Lamsel, AKBP Edi Poernomo mengatakan pihaknya bersama jajarannya turun langsung memantau proses pemulangan WBP di Lapas Kalianda, mulai dari pendataan, membagikan sembako, hingga mengantarkan para Warga Binaan sampai di rumah. 

"Manfaat asimilasi di rumah ini adalah untuk memutuskan mata rantai Covid-19 yang melanda Indonesia. Untuk itu, saya menginstruksikan kepada WBP untuk mengisolasi diri di rumah dan menjaga perilaku untuk tidak melakukan tindak pidana lagi.

Mantan Kapolres Mesuji itu mengharapkan agar keterampilan yang didapat di Lapas Kalianda diterapkan di rumah. Kemudian tidak melakukan pelanggaran hukum lagi.

"Nanti keterampilan-keterampilan yang didapat di Lapas Kalianda, diterapkan di rumah. Mudah-mudahan perilakunya juga lebih baik karena telah dibina," kata dia.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait