#Kesehatan#VirusKorona

Cegah Covid-19, Lapas Gunungsugih Tes Warga Binaan

( kata)
Cegah Covid-19, Lapas Gunungsugih Tes Warga Binaan
Rapid Tes di Lapas Gunungsugih, Selasa, 29 Mei 2020. (Dok Istimewa)

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Guna mengantisipasi Covid-19 di Lapas Gunungsugih, delapan orang penghuni menjalani rapid test sebagai sampel. Hal ini adalah langkah lanjutan dari pengelola lapas setelah sebelumnya menerapkan kebijakan meniadakan kunjungan/besuk dan menggelar sosialisasi sekaligus edukasi kepada para penghuni lapas.

Kalapas Gunungsugih Sohibur Rahman, Selasa, 19 Mei 2020 mengatakan adanya keterbatasan alat Rapid Test, pihaknya melakukan test hanya kepada delapan penghuni sebagai sampel. Sebanyak lima orang dipilih dari kalangan penghuni yang berusia diatas 50 tahun dan tiga lainnya adalah penghuni yang menjalani asimilasi di bagian luar lapas.

"Alat kami terbatas. Maka kami ambil yang dianggap rentan terpapar, yakni yang berusia diatas 50 tahun dan penghuni yang menjalani asimilasi di luar lapas. Tes kami lakukan bekerjasama dengan petugas Puskesmas Gunungsugih," kata Kalapas.

Menurut Sohibur Rahman, sementara Rapid Test hanya dilakukan kepada sejumlah penghuni. Selanjutnya akan dilakukan kepada para petugas. Guna mengatasi kekurangan alat, pihak Lapas telah mengirim surat ke Dinas Kesehatan Lampung Tengah. "Harapan kami agar dinas bisa membantu pengadaan alat tes," ujarnya.

Kalapas menjelaskan, sejak Maret 2020 telah meniadakan jadwal besuk sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mencegah penyebaran Covid-19. Sebagai gantinya, Lapas Gunungsugih menyiapkan lima monitor untuk keluarga penghuni lapas yang ingin videocall. Selain itu, pihak lapas juga membantu keluarga penghuni lapas yang ingin mengirimkan makanan untuk berbuka puasa.

"Keluarga dari warga binaan kami bisa mengerti. Jadi sejak kami terapkan kebijakan itu, hingga kini tidak muncul masalah," terangnya.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...

Berita Terkait

Komentar