#limbah#pencemaran

Camat Punduhpedada: Warga Desa Sukarame di Pesawaran Semangat Bersihkan Limbah di Pantai

Camat Punduhpedada: Warga Desa Sukarame di Pesawaran Semangat Bersihkan Limbah di Pantai
Sejumlah warga yang bergotong royong membersihkan pantai. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Gedongtataan(Lampost.co) -- Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan semangat sejumlah warga di Desa Sukarame, Kecamatan Punduhpedada untuk bergotong-royong membersihkan limbah yang mengotori bibir pantai Tanjungputus, Kecamatan Punduhpedada. Mereka membersihkan limbah menggunakan alat seadanya seperti garukan sampah, pacul, dan karung.

Camat Punduhpedada Darlis mengungkapkan pembersihan limbah itu juga sebagai bentuk semangat masyarakat dalam menyambut kebijakan pemerintah yang dalam waktu dekat akan memberikan izin beroperasi tempat wisata di tengah pandemi covid-19. Ia melanjutkan meski limbah yang mencemari pantainya tidak banyak, warna kehitaman dari limbah tersebut merusak pemandangan pasir putih yang ada di pantai Tanjungputus.

"Kalau dampak dari limbah tersebut memang tidak terlalu signifikan. Namun, karena merusak pemandangan indah dari pantai, makanya saya langsung menyurati kepala desa untuk mengerahkan masyarakat agar bergotong royong untuk membersihkan," ujarnya.

Baca juga: Daftar Perairan Lampung Tercemar Limbah Aspal

Darlis melanjutkan adanya limbah tidak berpengaruh terhadap penghasilan tangkapan para nelayan yang ada di desa tersebut. Mengingat limbah itu hanya berada di atas permukaan laut, kemudian terbawa arus ke pesisir pantai.

"Ekosistem di bawah laut juga tidak berpengaruh. Terumbu karang kami masih aman kemudian nelayan kami masih beraktivitas seperti biasa. Limbah ini juga ketika terkena panas langsung meleleh," kata dia.

Meski demikian, Darlis juga telah melaporkan pencemaran tersebut kepada pemerintah kabupaten Pesawaran agar ditindaklanjuti kepada pemerintah provinsi Lampung. 

"Kalau berasal dari mana kami tidak tahu. Karena limbah ini tiba-tiba saja sudah di pinggir pantai. Maka dari itu kami melaporkan ke Pemkab agar bisa ditindak lanjuti," ujar Darlis. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait