#banjir#longsor#pesawaran

Camat di Pesawaran Diimbau Waspada Longsor dan Banjir

Camat di Pesawaran Diimbau Waspada Longsor dan Banjir
Longsor tutup akses jalan di Padangcermin Pesawaran pada 2020 lalu. Lampost.co/Zainudin


Pesawaran (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran mengimbau seluruh camat dan para kepala desa agar meningkatkan kewaspadaan seiring datangnya musim penghujan di wilayah mereka. 

Kepala BPBD Pesawaran, Sofyan Aghani mengatakan, beberapa hari lalu pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh camat yang langsung dipimpin Bupati Dendi Ramadhona. Rapat tersebut mengamanatkan antisipasi bencana banjir dan longsor di musim hujan. 

"Secara geografis, Pesawaran memiliki potensi terjadinya bencana alam mulai dari banjir sampai tanah longsor. Maka untuk mengurangi risiko, kami meminta para camat agar menyampaikan ke kepala desa agar waspada jika hujan turun dengan deras dan berintensitas lama," ujarnya, Jumat, 24 September 2021.

Baca: Objek Wisata di Pesawaran Kembali Dibuka 25 September

 

Selain itu, lanjut Sofyan, pihaknya juga telah meminta setiap desa untuk bergotong royong secara rutin membersihkan aliran air. Tujuannya agar ketika hujan datang tidak ada sumbatan yang mengakibatkan genangan.

"Banjir dan tanah longsor ini kan faktor alam, namun kita dapat mencegahnya apabila aliran air kita bersih dan lancar tidak ada sumbatan. Sementara kalau untuk sungai pemerintah sudah melakukan normalisasi sungai di titik-titik yang memang sudah mengalami kedangkalan," ujar dia.

"Selain itu, kita juga mengimbau kepada para pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, yang melintas di daerah pesisir Pesawaran, seperti Telukpandan, Padangcermin, dan Way Ratai agar berhati-hati ketika berkendara saat hujan. Sebab, lokasi tersebut memiliki tebing yang tinggi dan berpotensi longsor," katanya.

Pihaknya juga meminta masyarakat secara aktif memantau perkembangan update resmi informasi cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Tentu menjadi informasi penting dalam rangka membangun kewaspadaan di masyarakat," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait