#PelakuPembunuhan#penemuanmayatdiBekri

Tiga Hari Pelacakan Kasus Penemuan Mayat di Danau Bekri

Tiga Hari Pelacakan Kasus Penemuan Mayat di Danau Bekri
Kapolres Lampung Tengah, dalam Konferesi Pers di Mapolres setempat. Lampost.co/ Raeza Handanny Agustira


Lampung Tengah (Lampost.co)-- Tekab 308 Polres Lampung Tengah dan Polda Lampung butuh waktu tiga hari untuk mengungkap kasus penemuan mayat di tumpukan sampah Danau Bekri. Mayat akhirnya dipastikan adalah korban pembunuhan.

Bukan perkara sepele buat membongkar kasus Danau Bekri ini. Sebab mayat ditemukan tanpa identitas apa pun. Petunjuk hanya datang dari dompet milik korban dan pengguna jalan yang melintas dekat Danau Bekri.

"Korban tidak membawa handphone dan tidak ada saksi yang melihat peristiwa itu," kata Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, 29 Juni 2022.

Usai adanya penemuan mayat, jajaran Polres Lamteng membentuk tim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, dengan mempertimbangkan segala kemungkinan yang terjadi.

"Setelah kami membentuk tim, mendapatkan petunjuk, kita ketahui identitas korban, dan mengumpulkan saksi, hingga mencari tahu terakhir kali korban pergi atau bertemu dengan siapa," ujar Doffie Fahlevi Sanjaya.

Tim pemburu pelaku pembunuhan ini, sempat bolak-balik Palembang-Bandar Lampung. Pertama diketahui para pelaku berada di Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

"Pelaku cukup gesit kita sudah melakukan penyergapan di jalur lintas Palembang- Lampung. Para tersangaka melintas tidak terbaca, karena dengan sikap dan tampilanya yang dingin, anggota sempat di terkecoh. Anggota sampai bolak-balik Palembang-Lampung," terang Doffie Fahlevi Sanjaya.

Para pelaku sempat kembali ke Lampung usai melarikan diri hingga palembang. Karena sudah merasa aman dua dari empat pelaku kembali ke rumah mereka masing-masing yakni Adiet (17) dan ADI (18). Lalu, dua lagi melanjutkan pelarianya ke Palembang,

"Karena merasa aman, AT dan AD kembali kerumahnya saat mengetahui keberadaan mereka, kami langsung melakukan penangkapan dan selanjutnya kami mengejar FB dan BG. Mereka kami tangkap saat sedang berpacaran di salah satu hotel yang ada di palembang," kata Doffie Fahlevi Sanjaya.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait