#begal#jambret

Buronan Begal di Pakuanratu Way Kanan Ditembak

Buronan Begal di Pakuanratu Way Kanan Ditembak
Pelaku diamankan di Mapolres Way Kanan, Rabu, 15 Desember 2021. Lampost.co/Candra Putra Wijaya


Way Kanan (Lampost.co) -- Tekab 308 Satrekrim Polres Way Kanan meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal di Jalan Poros, Kampung Tanjungratu, Kecamatan Pakuanratu, Kabupaten Way Kanan.

Kasatreskrim Polres Way Kanan, AKP Andre Try Putra menceritakan peristiwa itu terjadi pada Rabu, 11 Maret 2020 sekitar pukul 11.00 WIB. Korban bernama Fani bersama rekannya Edi berboncengan dengan mengendarai satu unit sepeda motor merek Honda Beat warna putih. Mereka berdua hendak mengantarkan nasi dari Kampung Pakuan Baru menuju ke Kampung Permantan.

"Ketika di tengah perjalanan korban melihat di depan jalan ada pohon kering melintang. Tanpa curiga korban berhenti dan menyingkirkan pohon tersebut," kata Kasat,Rabu, 15 Desember 2021. 

Baca: Seorang Kakek di Way Kanan Cabuli Bocah 6 Tahun

 

Tidak lama, datang dua pria tidak dikenal mengendarai motor Honda Revo warna hitam merah. Dua orang itu sempat berpapasan dengan korban. 

"Modusnya pelaku menghampiri korban dengan berpura–pura meminta nasi, kemudian pelaku malah menggeledah kantong celana dan hendak mengambil ponsel korban," kata dia.  

Menyadari perbuatan yang dilakukan pelaku, Fani langsung mengendarai sepeda motornya namun pelaku menarik jaket Edi (rekan korban) sehingga terjatuh dan mengancamnya dengan pisau yang ditodongkan ke bagian leher.

Sedangkan Fani yang sempat melarikan diri berhasil dihentikan rekan pelaku. Karena diancam, Fani pun memberikan ponsel merk VIVO Y83 warna biru milinya. 

"Tak hanya itu, pelaku juga hampir melukai Fani dengan menusukkan pisau yang digunakan," kata dia. 

Setelah berhasil mermpas harta benda para korban, kedua pelaku kabur dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasat menjelaskan, pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada Selasa, 14 Desember 2021 sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas mendapatkan informasi bahwa salah satu tersangka berinsial SN (30), warga Kampung Tanjungratu, Kecamatan Pakuanratu sedang berada di rumahnya.

"Setelah ditangkap dan hendak dibawa ke Mapolres Way Kanan, pelaku SN berusaha melawan petugas dan berniat melarikan diri sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas melumpuhkan tersangka secara terukur pada kaki kanan," kata Kasat. 

"Satu rekan pelaku masih DPO," sambung dia. 

Atas perbuatannya tersangka diancam Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan hukuman penjara maksimal sembilan tahun penjara.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait