#buronan#korupsi

Buron 8 Tahun, Tersangka Korupsi Bantuan Pemberdayaan Desa Ditangkap

Buron 8 Tahun, Tersangka Korupsi Bantuan Pemberdayaan Desa Ditangkap
Buronan kasus korupsi dana pemberdayaan desa ditangkap tim Kejari Bandar Lampung. (Foto:dok. Kejari Bandar Lampung)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung menangkap buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus korupsi dana bantuan pemberdayaan desa,  LK (64), warga Karang Maritim, Panjang.

LK ditangkap pada Jumat malam, 8 Juli 2022. Ia merupakan buronan kasus korupsi sejak 2014, pada perkara penyalahgunaan Dana Bantuan Langsung Mandiri Pemberdayaan Usaha Mina Pedesaan (BLM-PUMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI pada kelompok usaha bersama (KUB) Karang Jaya kecamatan Panjang, Bandar Lampung tahun 2012. Total kerugian negara ditaksir mencapai Rp100 juta.

"Penyalahgunaan dana bantuan ini dilakukan secara bersama-sama LK dan Sukir yang telah divonis terlebih dahulu," ujar Kajari Bandar Lampung Helmi, dalam keterangan resminya, Minggu, 10 Juli 2022.

Modus yang digunakan LK dan Sukir yakni,  pembelanjaan dana BLMPUMP Tahun Anggaran 2012 tersebut tidak sesuai rencana usaha bersama (RUB).

LK ditangkap Tim Tangkap Buronan Kejari Bandar Lampung, dan Cabjari Pelabuhan Panjang, di kediamannya yang berada di Kampung Jaya, Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang.
Selama pelariannya hampir delapan tahun, ia kerap berpindah-pindah di Mesuji, dan Lampung Barat, di kediaman kerabatnya.

"Tersangka berpindah-pindah tempat, dan masuk dalam DPO sejak tahun 2014, pada saat itu tim mendeteksi keberadaan tersangka dikediamannya," paparnya

Sementara, Kasi Intel Kejari Bandar Lampung Rio Irawan P. Halim mengatakan, berkas perkara LK sudah rampung yakni pada proses pelimpahan tahap II ke penuntut Umum. Jaksa Penuntut Umum,  segera mendaftarkanke berkas dakwaan ke PN Tipikor Tanjungkarang, dalam waktu dekat.
"Sedang pemberkasan untuk limpah ke PN," katanya

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait