#pengeroyokan#kriminal#beritatulangbawang

Buron 4 Tahun, Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Rawajitu Dibekuk Polisi

Buron 4 Tahun, Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Rawajitu Dibekuk Polisi
Tersangka pengeroyokan seorang mahasiswa saat diamankan di Mapolsek Rawajitu Selatan. Dok/Polres


Menggala (Lampost.co): Perly Kardila (24) lelaki pengangguran asal Desa Simpangpematang, Kecamatan Simpangpematang, Mesuji, dibekuk aparat Polsek Rawajitu Selatan, lantaran menjadi pelaku pengeroyokan seorang mahasiswa empat tahun silam.

Perli Kardila bersama sembilan rekannya yang kini dalam pengejaran petugas kepolisian setempat, menganiaya 
Rudi Merdiyansyah hingga mengalami pendarahan dibagian mata.

"Pelaku ditangkap petugas, Jumat (27 November 2020) sekitar pukul 02.30 WIB, di Kampung Bumiratu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang," kata Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Rawajitu Selatan Iptu Wagimin, Minggu, 29 November 2020.

Aksi pengeroyokan yang menimpa Rudi Merdiyansyah, mahasiswa asal Kampung Bumiratu, Kecamatan Rawajitu Selatan itu, terang Wagimin, terjadi di Jalan Poros Kampung Bumiratu pada, Selasa, 5 Juli 2016 sekitar pukul 23.30 WIB.

Mulanya, ulas dia, motor yang dikendarai korban tengah mengalami pecah ban. Di perjalanan itu korban kemudian bertemu dengan saksi Agung Bagus dan Agus Hermawan. Secara tiba-tiba, tersangka bersama sembilan pelaku lainnya datang dengan mengendarai sepeda motor menemui korban dan langsung melakukan penganiayaan.

Akibat peristiwa itu, imbuh Wagimin, Rudi Merdiyansyah mengalami luka lebam dibagian wajah dan pendarahan dibagian mata. Dua hari usai kejadian atau pada, Kamis, 7 Juli 2016 korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek setempat.

"Para pelaku hanya menggunakan tangan kosong saat menganiaya korban dan akibat kejadian tersebut korban mengalami pendarahan pada mata, luka memar serta lebam pada wajah," katanya.

Saat ini tersangka tengah ditahan di Mapolsek Rawajitu Selatan. Ia terancam dijerat dengan Pasal 170 Ayat 2 ke 1 KUHPidana tentang pengeroyokan dengan pidana penjara maksimal 7 tahun.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait