#pencurian#kriminal#beritalampung

Buron 2 Tahun, Wanita Pencuri Surat Berharga Mertua Diringkus di Yogyakarta

Buron 2 Tahun, Wanita Pencuri Surat Berharga Mertua Diringkus di Yogyakarta
Tersangka Revta Sa Fallas (32), warga Pekon Sridadi, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus yang menjadi buronan polisi selama dua itu ditangkap di Apartemen Malioboro City, Yogyakarta, pukul 21.00 WIB, Selasa, 13 April 2021. Dok Polres


Kotaagung (Lampost.co) -- Satreskrim Polres Tanggamus, meringkus pencuri surat berharga milik mertuanya senilai Rp1 miliar. 

Tersangka Revta Sa Fallas (32), warga Pekon Sridadi, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus yang menjadi buronan polisi selama dua itu ditangkap saat sedang bersama pria, di Apartemen Malioboro City, Yogyakarta, pukul 21.00 WIB, Selasa, 13 April 2021. 

Kasatreskrim Polres Tanggamus, Iptu Ramon Zamora, menjelaskan penangkapan itu berdasarkan laporan korban Farizal Indra (62), warga Pekon Terbaya Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus, pada 29 Oktober 2018. 

Ibu rumah tangga itu dilaporkan atas pencurian yang dilakukan sejak Juli 2015. Tersangka mencuri satu BPKB mobil Toyota Avanza milik korban. Surat berharga curian itu diagunkan ke perusahaan pembiayaan di Bandar Lampung. 

Selain itu, tersangka juga mengambil satu sertifikat tanah korban yang terletak di Branti, Natar, Lampung Selatan. Pada 2017, tersangka kembali mengambil dua sertifikat rumah korban yang berada di Perumahan BKP Blok V No 251 Kemiling, Bandar Lampung dan Blok J no 79, Kemiling, Bandar Lampung.

Kedua sertifikat itu saat ini pun telah berpindah kepemilikan atas nama orang lain. "Atas perbuatan tersangka itu, korban melaporkannya ke Polres Tanggamus karena korban mengalami kerugian sekitar Rp1 miliar," kata Ramon, Kamis, 15 April 2021.

Berdasarkan keterangan tersangka, perbuatan itu dilakukan demi membayar utang kepada rentenir. "Melihat keadaan tersangka, diduga uang hasil kejahatan dipakai untuk gaya hidup mewah," ujarnya.

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 367 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara," pungkasnya.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait