#pemekaran#pemkab

Bupati Winarti Singgung Isu Pemekaran Tulangbawang

Bupati  Winarti Singgung Isu Pemekaran Tulangbawang
Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang Sopi'i didampingi Wakil Ketua l Aliasan, dan Wakil Ketua ll Mursidah saat diwawancarai awak media. (Lampost.co/Ferdi Irwanda.


Menggala (Lampost.co) -- Bupati Tulangbawang Winarti sempat menyinggung soal pemekaran daerah. Hal itu diungkapkannya saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-24 Kabupaten Tulangbawang, Sabtu, 20 Maret 2021.

"Informasinya pemerintah sudah mencabut moratorium pemekaran daerah. Bersama rekan-rekan di DPRD (Tulangbawang), jika memungkinkan kita akan komunikasikan ini dengan pusat," kata Winarti saat menyampaikan sambutannya secara virtual di ruang rapat utama lantai ll Pemkab setempat.

Ditemui seusai memimpin rapat paripurna, Ketua DPRD Tulangbawang Sopi’i, mengaku belum bisa menjelaskan secara gamblang terkait kemungkinan pemekaran kabupaten itu.

Menurut dia, jika memang memungkinkan, hal tersebut tentu akan menyita waktu yang sangat lama dan membutuhkan perjuangan keras.

"Kami (DPRD) belum mengusulkan. Tetapi masih menyampaikan hasil komunikasi dengan pusat bahwa moratorium sebetulnya sudah dicabut. Kalau itu benar, mungkin ada peluang untuk kabupaten yang ingin dimekarkan," kata Sopi'i.

Ia berpendapat, jika dimungkinkan untuk dimekarkan tentu akan memangkas rentang kendali, birokrasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tetapi, hal itu dianggap tidak mudah karena harus memikirkan pendapatan asli daerahnya (PAD).

"Namun jangan salah, APBD juga harus dipikirkan. Tapi kalau kita dianggap mampu, kenapa tidak," ujarnya.

Ia menilai dari beberapa persyaratan, pemekaran Kabuten Tulangbawang dapat saja terjadi. Di antaranya persyaratan jumlah kecamatan minimal lima dan jumlah penduduk. Akan tetapi, persoalan pokok kembali kepada hasil PAD untuk menunjang pembangunan daerah tersebut. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait