#Covid-19Lampung

Bupati Lamtim Terbitkan Aturan Pembatasan Kegiatan

Bupati Lamtim Terbitkan Aturan Pembatasan Kegiatan
Foto. Dok


Sukadana (Lampost.co) -- Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari resmi menerbitkan instruksi tentang pembatasan kegiatan masyarakat dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19. Aturan tersebut diterbitkan terkait peningkatan kasus Covid-19 di Lampung Timur.

Dalam Instruksi Bupati Lamtim No.360/33a/31-SK/I/2021 tanggal 26 Januari 2021 tersebut diatur mengenai pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamtim, Mashur sampirna Jaya mengatakan dalam instruksi bupati tersebut diantaranya dalam kegiatan keagamaan atau pelaksanaan ibadah agama harus menerapkan protokol kesehatan 4M secara ketat, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Lalu membatasi kapasitas peserta sebesar 25% dari kapasitas ruangan/tempat ibadah, menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan. Hal yang sama juga berlaku untuk kegiatan sosial budaya dan kemasyarakatan.

"Kemudian untuk kegiatan yang bersifat sakral seperti akad nikah dan khitanan dilaksanakan dengan peserta paling banyak 10 orang dengan waktu pelaksanaan paling lama tiga jam. Lalu untuk kegiatan pesta/hajatan dan kegiatan sejenis tidak diperbolehkan selama Lampung Timur berstatus zona merah," ujarnya, Rabu, 27 Januari 2021.

Selanjutnya untuk kegiatan pertemuan, seminar, pelatihan, sosialisasi dan sejenisnya dilaksanakan dengan menerapkan juga protokol kesehatan 4M secara ketat, pembatasan jumlah peserta masksimal 25 orang, menjaga jarak minimal satu meter, dan peserta dari luar daerah wajib menunjukkan surat hasil Rapid Test-Antigen kepada panitia.

“Kegiatan ini juga bisa dilaksanakan setelah mendapat rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid19 Kabupaten Lamtim,” kata Mashur.

Dijelaskan juga oleh Mashur, untuk aktivitas di pusat perbelanjaan, toko, rumah makan/restaurant, cafe, dan warung tenda (angkringan) dibatasi sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Kemudian destinasi wisata dan tempat hiburan tidak boleh beroperasi selama Kabupaten Lamtim masih zona merah.  “Untuk kegiatan di pasar daearh dan pasar desa wajib menerapkan protokol kesehatan 4M dan ini diawasi ketat,” katanya.

Ia menambahkan, instruksi bupati tersebut mulai berlaku sejak ditetapkan dan efektif berlaku setelah disosialisasikan kepada masyarakat. Kemudian bagi pelanggar protokol kesehatan setelah diberlakukannya instruksi tersebut akan dikenakan sanksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait