#TKI#Pekerjamigran

Bupati Lamtim Dorong BP2MI Tingkatkan Sinergi dalam Perlindungan PMI

Bupati Lamtim Dorong BP2MI Tingkatkan Sinergi dalam Perlindungan PMI
Bupati Lamtim M Dawam Rahardjo menyampaikan cinderamata kepada Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI pada kegiatan sosialisasi UU No.18 tahun 2017, Rabu (24/3/2021). Dok Humas


Sukadana (Lampost.co) -- Bupati Lampung Timur M Dawam Rahardjo mengatakan pemerintah bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) harus terus berkolaborasi dengan organisasi masyarakat dalam rangka pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Hal itu disampaikan Dawam pada acara sosialisai UU No 18 tahun 2017 tentang pelindungan PMI, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Kecamatan Sekampung, Rabu, 24 Maret 2021.

Menurut Dawam, masalah PMI masih menjadi isu strategis yang memerlukan penanganan. Persoalan mendasar penempatan PMI diantaranya informasi terhadap deskripsi pekerjaan yang tersedia sangat minim. Kemudian prosedur penempatan yang masih menyulitkan dan memberatkan calon PMI.

Lalu, biaya penempatan yang besar sehingga memberatkan, dan hasil remitten (uang pengiriman dari PMI) belum dimanfaatkan secara produktif. Pihaknya berharap sudah seharusnya perlakuan untuk memuliakan PMI menjadi spirit yang utama.

"Artinya kita para aparatur negara harus selalu memberikan pelindungan menyeluruh kepada Pekerja Migran kita," kata Dawam.

Untuk merealisasikan hal itu tandas Dawam, pemerintah bersama BP2MI harus terus berkolaborasi dengan organisasi masyarakat, untuk bersinergi dan bekerja sama mewujudkan pelindungan PMI dan keluarganya.

"Kami juga mengapresiasi Desa Sumbergede, Kecamatan Sekampung sebagai desa pertama di Provinsi Lampung yang sudah memiliki peraturan desa (Perdes) tentang pelindungan PMI," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait