#pungli#pendidikan

Bupati Lamtim akan Pecat Guru Terlibat Pungli

Bupati Lamtim akan Pecat Guru Terlibat Pungli
Bupati Lamtim Dawam Rahardjo saat memimpin Sertijab Kepala SMPN2 Sekampung Udik dari Maridi kepada Plt Mamik Sugiarti, Jumat, 16 Juli 2021. Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya


Sukadana (Lampost.co) -- Bupati Lampung Timur (Lamtim) M. Dawam Rahardjo menegaskan tidak akan pernah menoleransi pejabat atau kepala sekolah yang terindikasi melakukan pungutan liar (Pungli).

“Jika ada pejabat di lingkungan Pemkab Lamtim, entah itu eselon II, eselon III, camat, atau kepala sekolah terindikasi pungli, pasti saya copot,” tegas Dawam saat memimpin serah terima jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala sekolah SMPN 2 Sekampung Udik, Jumat, 16 Juli 2021.

Baca: Polda Lampung Tangkap 140 Preman dan Pelaku Pungli

 

Dawam menjelaskan, pungli merupakan perbuatan tercela karena melanggar etika, norma, serta aturan dan ketentuan hukum yang berlaku. Lebih-lebih, jika perbuatan buruk itu dilakukan di lingkungan lembaga pendidikan atau sekolah.

"Pungli di sekolah yang kerap terjadi biasanya seputar biaya formulir pendaftaran ulang, sumbangan siswa baru, buku LKS dan modul pengayaan, biaya buku paket sekolah, atau pengutan-pungutan lainnya yang tidak sesuai ketentuan," jelas Bupati. 

"Larangan pungli di sekolah itu sudah jelas diatur dalam Perarturan Mendikbud Nomor 44 tahun 2011 tentang pungutan dan sumbangan pendidikan pada satuan pendidikan dasar," tambah dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait