#beritalampung#beritalamteng#ekbis

Bupati Lampung Tengah Serahkan Manfaat Program dan Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan kepada Keluarga Pekerja

Bupati Lampung Tengah Serahkan Manfaat Program dan Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan kepada Keluarga Pekerja
Penyerahan secara simbolis santunan kematian dan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan oleh Bupati Musa Ahmad didampingi Kepala BPJamsostek Lampung Tengah Adi Hendarto. Dok/BPJamsostek


Gunungsugih (Lampost.co): Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad menyerahkan santunan kematian dan manfaat beasiswa pendidikan dengan total sebesar Rp1,34 miliar kepada 32 ahli waris atau keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang meninggal dunia.

Penyerahan santunan tersebut didampingi oleh Sekretaris Daerah Lampung Tengah Nirlan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Lampung Tengah Adi Sriyono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Lampung Tengah  Fathol Arifin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lampung Tengah Sofyan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Tengah I Gst. Ny. Suryana dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah Adi Hendarto di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah, Rabu, 14 Desember 2022.

“Saya turut berduka cita kepada para ahli waris. Semoga santunan yang diterima bisa membantu meringankan perekonomian untuk keluarga yang ditinggalkan dan apresiasi kepada BPJS Ketenagekerjaan dalam menerapkan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga pekerja dapat lebih tenang dalam menghadapi segala bentuk resiko akibat kerja,” kata Musa Ahmad.

Musa Ahmad juga akan terus mengimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat, organisasi perangkat daerah (OPD), non-ASN (Aparatur Sipil Negara), guru honorer, dan aparatur kampung di Lampung Tengah untuk menjadi peserta. "Harus mengecek kepesertaan dirinya apakah sudah terdaftar dalam program perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan agar memastikan keamanan dan ketenangan dalam bekerja,” kata Musa.

“Hari ini kami bersama Bupati Lampung Tengah menyerahkan santunan kepada 32 ahli waris/keluarga peserta BPJamsostek dimana 32 ahli waris tersebut merupakan keluarga dari tenaga kerja non-ASN yang bekerja sebagai aparatur kampung, guru honorer, ketua RT, tenaga kontrak, petugas terminal, petugas parkir dan satpol PP,” sambung Adi.

Selanjutnya, Adi Hendarto menyampaikan bahwa penyerahan santunan ini merupakan bentuk hadirnya negara dalam memberikan kepastian akan jaminan sosial kepada seluruh pekerja Indonesia. Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah serta kesadaran yang tinggi dari perusahaan atau badan usaha dalam mendaftarkan tenaga kerjanya menjadi peserta BPJamsostek.

BPJamsostek merupakan institusi yang diberikan mandat oleh Undang-Undang untuk menyelenggarakan 5 program demi kesejahteraan pekerja dan keluarganya, yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

“Kami mengajak kepada seluruh pekerja dan pemberi kerja untuk memastikan dirinya terlindungi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dan dengan terlibatnya pihak pemerintah dalam mendukung program BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi contoh nyata kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap diri sendiri maupun keluarga,“ tutup Adi.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait