#bandarlampung

Buntut Keributan, Pantai Tiska di Panjang Ditutup

Buntut Keributan, Pantai Tiska di Panjang Ditutup
Polsek Panjang memasang garis polisi di Pantai Tiska karena keributan antarkelompok yang menggunakan senjata tajam di Panjang, Bandar Lampung, Rabu, 11 Mei 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Polsek Panjang akan menutup tempat wisata pantai Tiska, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung. Penutupan itu imbas dari ribut antarkelompok di tempat tersebut yang menggunakan senjata tajam beberapa waktu lalu.

Kapolsek Panjang Kompol M. Jhoni mengatakan penutupan itu bertujuan untuk mencegah terjadinya konflik susulan di pantai Tiska. Pihaknya juga sudah melayangkan surat ke pihak manajemen pantai Tiska.

"Kami imbau mulai besok sudah ditutup, jangan dulu beroperasi demi menjaga kondusivitas suasana di Pantai Tiska,"katanya, saat di temui di ruang kerja, Rabu, 11 Mei 2022.

Jhoni berharap mulai Kamis, 12 Mei 2022, penutupan itu sudah dilaksanakan sampai batas waktu yang belum ditentukan hingga kondusivitas benar-benar terjaga.

Menurutnya, polisi terus berjaga-jaga di pantai tersebut sampai benar-benar kondusif. Selain itu, ada Detasemen Polisi Militer (Denpom) turut berjaga.

Terpisah, investor pantai Tiska, Iqbal mengatakan, terjadinya keributan tersebut karena kelalaian dari pihak manajemen yang tidak memperhatikan kesejahteraan pekerjanya.

Sebab jadwal makan siang selalu telat. Bahkan, terlambatnya makan siang hingga berjam-jam.

"Gimana di pantai cuacanya panas, kadang jam tiga baru dibagikan nasinya, akhirnya mereka emosi terjadilah keributan," ujar Jhoni.

Padahal, tim untuk membagikan nasi sudah ada, namun nasi yang sudah disiapkan tak kunjung dibagikan. Hingga saat ini pihak manajemen lepas tangan dan tak kunjung memberi tanggapan atas keributan ini. 

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polresta Bandar Lampung menangkap kelompok preman yang ribut dan membawa senjata tajam di Pantai Tiska, Kecamatan Panjang. Tiga preman warga Panjang yang ditangkap itu berinisial D, A ,dan T.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan, perbuatan mereka sudah meresahkan masyarakat. Pihaknya menangkap mereka yang membawa senjata tajam.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait