#bulog#gabah#beras#petani

Bulog Serap 37 Ribu Ton Gabah Petani Lampung

Bulog Serap 37 Ribu Ton Gabah Petani Lampung
Kepala Perum Bulog Divisi Regional Lampung, Faisal. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perum Bulog Divisi Regional Lampung telah menyerap beras dan gabah petani sebanyak 37.000 ton sepanjang 2021.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Lampung, Faisal menyebut, ketersediaan beras di gudang saat ini mencapai 60.000 ton. 

"Kami juga masih melakukan serapan gabah beras para petani," katanya kepada Lampost.co, Rabu, 28 Juli 2021.

Baca: MRMP Diharapkan Produksi Beras Premium dengan Harga Murah

 

Ia mengimbau petani untuk tidak khawatir terhadap penyerapan hasil panen sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Faisal mengungkapkan, harga Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat petani sudah naik mencapai Rp5.300/kg.

"Kualitas juga naik, lebih bagus, serta kompetitif," katanya.

Kualitas dan produktivitas beras di Lampung masih aman dan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah.

Kebijakan bertujuan stabilisasi ekonomi nasional, melindungi tingkat pendapatan petani, stabilisasi harga beras, pengamanan cadangan beras pemerintah, dan penyaluran beras untuk keperluan yang ditetapkan pemerintah.

Inpres tersebut mengatur kebijakan pengadaan gabah/beras melalui pembelian gabah/beras dalam negeri dengan ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni; Pertama, Harga Pembelian Gabah Kering Panen dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 25% dan kadar hampa/kotoran maksimum 10% adalah Rp3.700/kg di petani atau Rp3.750/kg di penggilingan.

Kedua, Harga Pembelian Gabah Kering Giling dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 14% dan kadar hampa/kotoran maksimum 3% adalah Rp4.600/kg di penggilingan, atau Rp4.650/kg di gudang Perum Bulog. Ketiga, Harga Pembelian Beras dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 14%, butir patah maksimum 20%, kadar menir maksimum 2% dan derajat sosoh minimum 95% adalah Rp7.300-/kg di gudang.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait