#beritalampung#beritabandarlampung#bulog#hargagabah#ekbis

Bulog Lampung Target Serap 35 Ribu Ton Gabah Petani

Bulog Lampung Target Serap 35 Ribu Ton Gabah Petani
Kepala Perum Bulog Divisi Regional Lampung Etik Yulianti saat ditemui di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Selasa, 28 Februari 2023. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co): Perum Bulog Divisi Regional Lampung menargetkan dapat menyerap 35 ribu ton gabah milik pentani yang mulai melakukan panen raya di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung pada Maret 2023.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Lampung Etik Yulianti mengatakan pihaknya akan melakukan pembelian sendiri atau menggunakan harga pembelian atas (ceiling price) yaitu sebesar Rp9 ribu per kilogram untuk beras dan gabah kering giling (GKG) sebesar Rp5.750 per kilogram.

"Bulog Lampung sudah mulai melakukan penyerapan gabah dan beras karena sudah mulai panen di sejumlah daerah. Jadi kami langsung menyerap gabah dan beras dengan harga yang sudah ditetapkan yaitu harga pembelian atas atau ceiling price," kata dia saat ditemui di Mahan Agung, Selasa, 28 Februari 2023. 

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Tiga Pekon di Suoh Lambar Alami Banjir dan Longsor

Adapun pada awal tahun 2023 ini, pihaknya targetkan dapat menyerap 35 ribu ton yang diperkirakan akan panen pada Maret 2023 mendatang. Sementara sepanjang 2023 secara keseluruhan pihaknya menargetkan mampu menyerap 82 ribu ton gabah milik petani. 

"Jadi pemetaannya pada Maret ini untuk persiapan setelah puasa dan Lebaran, sebenarnya untuk puasa dan lebaran insyaallah stok kita yang saat ini digudang dalam kondisi aman. Namun harus ada antisipasi jika sewaktu-waktu ada hal lain, jadi kita serap maksimal," katanya.

Dia menambahkan pada kegiatan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau operasi pasar saat ini Bulog telah bekerja sama dengan 215 toko, pasar, rumah pangan kita (RPK) hingga ritel modern seperti Indomaret dan Indogrosir.

"Ke depan kami akan terus kembangkan potensi ini agar masyarakat bisa menikmati beras medium dengan harga terjangkau. Prinsipnya gerai modern membutuhkan akan kami penuhi," jelas dia. 

Sementara itu, data dari Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung pada Maret mendatang Lampung akan melakukan panen raya dengan jumlah produksi diperkirakan mencapai 573.368 ton dengan luas panen mencapai 110.057 hektare.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait