#teknologi

Bulan Punya Oksigen Cukup untuk 8 Miliar Orang

Bulan Punya Oksigen Cukup untuk 8 Miliar Orang
Profesor Ilmu Tanah di material di permukaan Bulan mengandung oksigen.


Jakarta (Lampost.co) -- Bulan memiliki atmosfer jauh lebih tipis jika dibandingkan dengan Bumi, terdiri dari kombinasi hidrogen, neon, dan argon. Kombinasi itu tidak dapat menopang kehidupan layaknya di Bumi. Sebab, oksigen menjadi salah satu komponen utama untuk kehidupan.

Profesor Ilmu Tanah Southern Cross University, John Grant, menyebut bulan juga memiliki oksigen, meski tidak dalam bentuk gas. Oksigen tersebut dilaporkan terperangkap di dalam lapisan batu dan debu halus yang menutupi permukaan bulan, disebut dengan istilah regolith.

Permukaan Bulan disebut Grant terbuat dari batuan mengandung mineral yang sama dengan yang ditemukan di Bumi, walau dengan jumlah material yang sedikit lebih banyak yang berasal dari meteor.

Grant menyebut mineral seperti silika, alumunium, besi, dan magnesium oksida mendominasi permukaan Bulan, dan semua mineral itu mengandung oksigen meski dalam bentuk yang tidak dapat diakses paru-paru manusia.

Mineral di Bulan hadir dalam sejumlah bentuk yang menutupi permukaan, termasuk batuan keras, kerikil, dan batu, dan merupakan hasil dari dampak meteorit dalam jumlah tidak terhitung, yang menabrak permukaan Bulan selama ribuan tahun.

Ilmuwan dan ahli tanah mengutarakan keraguan mereka dengan istilah tanah yang digunakan sejumlah pihak untuk mewakili permukaan Bulan. Sebab, tanah diciptakan sejumlah besar organisme yang bekerja pada bahan induk tanah regolith, berasal dari batuan keras selama jutaan tahun.

Dengan demikian, hal ini menghasilkan matriks mineral yang tidak ada di batuan asli. Ilmuwan menjelaskan tanah di Bumi mengusung karakteristik fisik, kimia, dan biologis, sedangkan material di permukaan Bulan dasarnya merupakan regolith dalam bentuk asli yang belum tersentuh.

Grant memperkirakan setiap meter kubik regolith Bulan rata-rata mengandung 1,4 ton mineral, termasuk sekitar 630 kilogram oksigen. Menurut NASA, manusia perlu menghirup sekitar 800 gram oksigen sehari untuk bertahan hidup.

Dengan demikian, sebanyak 630 kilogram oksigen akan membuat seseorang tetap hidup selama sekitar dua tahun atau lebih. Apabila kedalaman rata-rata regolith di Bulan sekitar 10 meter dan manusia mampu mengekstraksinya, maka Bulan mampu menyediakan oksigen yang mencukupi kebutuhan oksigen delapan miliar manusia selama 100 ribu tahun.

Namun hasil perhitungan itu bergantung pada seberapa efektif manusia dalam mengekstraksi dan menggunakannya.

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait