#Covid-19#Lampung

Bukan Nakes, Epidemiolog Lampung Sebut Warga Garda Terdepan Penanganan Covid-19

Bukan Nakes, Epidemiolog Lampung Sebut Warga Garda Terdepan Penanganan Covid-19
Ilustrasi. Medcom.id/Mohamad Rizal


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Angka kasus harian covid-19 di Provinsi Lampung mulai melandai. Meskipun begitu, warga diminta untuk tetap waspada terhadap adanya penularan virus yang lebih masif.

Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Lampung Ismen Mukhtar menjelaskan, penyebaran virus terjadi di tengah kegiatan masyarakat. Untuk itu, masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam pencegahan covid-19.

"Ibarat sepak bola, pemerintah dan masyarakat bertugas untuk mencegah dan bertahan agar tidak ada peningkatan kasus. Sementara tenaga kesehatan (Nakes) sebenarnya adalah yang terakhir sebagai penjaga gawang, yakni kerja-kerja penanganan," kata dia, Senin, 25 Oktober 2021.

Baca: Covid-19 Lampung cuma Bertambah 419 Kasus selama Oktober

 

Ismen menegaskan, kewajiban masyarakat adalah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) seketat-ketatnya. Dengan prokes ketat maka penularan bisa diminimalisir.

Ia juga menekankan, pemerintah tidak boleh pasif. Peraturan yang sudah ada harus dijalankan dengan baik. Jangan sampai juga, kata Ismen, karena kasus turun, kesadaran masyarakat terhadap prokes malah ikut rendah.

"Selain itu, pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) harus dilakukan dengan maksimal. Sebab, sebagus apapun penanganannya, kalau pertahannanya lemah, pasti kebobolan juga," kata dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait