Perikananlampungbioflok

Budidaya Ikan Sistem Bioflok Tingkatkan Produksi Perikanan Lampung

Budidaya Ikan Sistem Bioflok Tingkatkan Produksi Perikanan Lampung
Penebaran benih ikan lele di Pesawaran. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


PESAWARAN (Lampost.co) - Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di daerah pesisir pantai, Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, memberikan bantuan sarana dan prasarana bioflok serta pemeliharaan ikan hias.

Kepala BBPBL Lampung Ujang Komarudin, mengatakan, pihaknya memberikan bantuan 7 paket budidaya ikan lele sistem bioflok untuk 3 Pokdakan dan 4 pesantren, serta 5 paket ikan hias untuk 3 Pokdakan. 

Dalam tiap paketnya, Pokdakan mendapatkan 10 bak besar penampungan, benih ikan lele sebanyak 3 ribu, serta konstruksi lain penunjang bioflok, setara dengan sekitar Rp200 juta. 

"Kami distribusikan baik itu bioflok budidaya ikan lele, dan ikan hias untuk Pokdakan di Katibung, Lampun Selatan dan Telukbetung, Bandar Lampung," jelasnya, Jumat 11 Desember 2020.

Dirinya mengatakan, meskipun BBPBL Lampung bergerak untuk ikan laut, namun pihaknya tetap akan memberikan pelatihan kepada para penyuluh dalam merawat bioflok ikan lele.

"Kami juga mengundang ahli bioflok dari Sukabumi, Jawa Barat untuk memberikan pendampingan dan pelatihan bioflok. Sehingga masyarakat yang mendapatkan bantuan ini dapat memahami cara merawatnya," paparnya.

Menurutnya, budidaya ikan menggunakan sistem bioflok ini salah satu cara untuk meningkatkan produksi perikanan budidaya di Lampung dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Melalui produksi bioflok, kami mengharapkan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengingat ikan lele menjadi salah satu jenis yang paling banyak di konsumsi masyarakat. Sehingga mereka tidak kesulitan dalam pemasarannya," ungkapnya.

Dia menerangkan, untuk saat ini bantuan diberikan untuk 3 kabupaten/kota yaitu, Pesawaran, Lampung Selatan dan Bandar Lampung.

"Mengingat jumlahnya masih terbatas, maka kami berikan untuk daerah terdekat dalu. Sehingga kami masih bisa melakukan pemantauan, dan mudah-mudahan tahun depan akan mendapatkan bantuan kembali sebanyak 17 paket. Itu akan kami sebarkan untuk kabupaten lainnya di Lampung," pungkasnya. 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait