#budidayaikan#beritatubaba#ekbis#petaniikan

Budidaya Ikan Embung di Candrakencana Terancam Merugi

Budidaya Ikan Embung di Candrakencana Terancam Merugi
Petani ikan di embung Desa Candrakencana memindahkan ikan yang tersisa akibat kekeringan, Minggu, 8 September 2019. Foto; Ahmad Sobirin


PANARAGAN (Lampost.co) -- Para petani ikan di Tiyuh Candrakencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), terancam merugi, seiring pasokan air semakin berkurang di musim kemarau sejak tiga bulan lalu.

Untuk meminimalisir kerugian, mereka berinisiatif mengeringkan kolam-kolam ikan dan memindahkan sisa ikan ke kolam buatan dari bahan terpal untuk pembesaran. "Baru tiga bulan tanam sudah kering, untuk sementara saya pindahkan ke kolam plastik dulu," kata Supri, salah satu peternak, Minggu, 8 September 2019.

Supri mengaku untuk mencoba keberuntungan dari beternak ikan, dirinya mengeluarkan modal Rp250/ekor dari total 8.000 bibit ikan patin yang ia budidayakan. "Normalnya kami sudah panen, namun kondisi air seperti ini mau gimana lagi," kata Supri.

Dari pantauan Lampost.co tidak jauh dari lokasi embung desa tersebut telah tersedia sumur bor berkapasitas besar bantuan pemerintah. Namun, oleh warga tidak difungsikan karena tidak didukung dengan mesin penyedot berikut fasilitasnya.

EDITOR

Ahmad Sobirin


loading...



Komentar


Berita Terkait