#Bansos#BST#VirusKorona

BST Kemensos di Sidomulyo Masih Banyak Kendala

BST Kemensos di Sidomulyo Masih Banyak Kendala
Antrian pemcairan BST masyarakat Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan di Kantor Pos setempat. (Lampost /perdhana)


Kalianda (Lampost.co) -- Masyarakat Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, lakukan pencairan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos. Pemberian bantuan diperuntukkan bagi warga  terdampak pandemi virus korona.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, ratusan masyarakat yang sudah dijadwalkan mencairkan dana BST sebesar Rp600 ribu berasal dari 7 desa yang berada di Kecamatan Sidomulyo sudah siap mencairkan bantuan.

Sejak pagi, masyarakat sudah mulai antre untuk mencairkan BST Kemensos dengan membawa persyaratan KTP, Kartu Keluarga (KK), dan undangan jadwal pencairan dari desa masing-masing.

Pantauan di lapangan, masih banyak ditemui kendala pada saat pencarian BST di kantor pos. Hal ini disebabkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KK dan KTP tidak sama.

Selain itu, pencairan tidak bisa di wakilkan meskipun warga tersebut sudah membawa persyaratan untuk pencairan. Hal ini juga menjadi kendala sebagian warga penerima.

"Suami saya masih kerja di Jawa tidak bisa pulang maka saya yang mewakili," kata Rodiah (52) salah seorang warga setempat kepada lampost.co, Kamis, 14 Mei 2020.

Warga yang belum bisa mencairkan karena terdapat kendala data dan tidak diwakili akhirnya kembali ke kantor desa masing-masing.

"Kami terpaksa ngurus lagi  ke kantor desa," kata Karwati (47), warga lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Campangtiga, Masri Efendi mengatakan kendala data terkait tidak sama NIK antara KK dan KTP akan di perbaiki.

"Sudah di siapkan form untuk perbaikan NIK," ujarnya.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait