#kebunraya#itera

BRIN Sebut Kebun Raya Itera Sebagai Aset Bangsa

BRIN Sebut Kebun Raya Itera Sebagai Aset Bangsa
Deputi Riset dan Inovasi BRIN Hendrian bersama Rektor Itera, Prof Mitra Djamal menanam pohon Alpukat di Kebun Raya Itera. (Foto:Lampost/Andre Prasetyo Nugroho)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Deputi Riset dan Inovasi BRIN Hendrian mengatakan kalau Kebun Raya Itera menjadi aset bangsa Indonesia yang harus dijaga. 


"Karena ini bukan hanya aset Itera saja, ini aset bangsa Indonesia. Tentu periset dan elemen masyarakat punya andil penting untuk menjaganya," katanya dalam konferensi pers di Itera, Rabu, 8 Juni 2022.
 
Ia mengatakan Itera diharapkan bukan hanya menjadi platform terbuka untuk Sumatra saja, melainkan luar Sumatra, Itera menjadi wadah riset dan wisata bagi masyarakat. 

"Walaupun temanya Kebun Raya Itera ini terbatas, yakni tumbuhan Sumatra, Itera ini bisa memberikan fasilitas dari peneliti mana saja, universitas atau perguruan tinggi di luar Sumatra," jelasnya. 

Hendri menambahkan dari BRIN sangat bangga dengan diresmikannya Kebun Raya Itera ini. 
"Mudah-mudahan dari sisi riset menjadi satu mercusuar, bukan hanya periset di Sumatra saja. Tetapi untuk yang lain di Indonesia," tuturnya. 

Menurutnya dengan posisi Lampung yang strategis ini tentu akan memberikan efek lingkungan yang positif bagi daerah sekitar. 

"Bagi saya pentingnya kebun Raya Itera ini bagi ekosistem service di Provinsi Lampung," katanya. 

Meski tinggi pohon yang ditanam baru sekitar 2-3 meter, Kebun Raya Itera menjadi investasi jangka panjang untuk lingkungan. "Kebun Raya Bogor agar setinggi itu butuh waktu 200 tahun, jadi masih amat dimaklumi kondisi Kebun Itera masih seperti ini," pungkasnya. 

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait