#bansos#kpm#bansoscovid-19#beritalamsel

BRI Menjanjikan BLT-DD Disalurkan Pekan Depan

( kata)
BRI Menjanjikan BLT-DD Disalurkan Pekan Depan
Camat Penengahan Erdiandyah (kiri) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lampung Selatan, Rohadian dan kepala BRI cabang Kalianda berkoordinasi untuk percepatan penyaluran dana BLT-DD tahun 2020. Lampost.co/Aan Kridolaksono

Kalianda (Lampost.co): Sebanyak 1.609 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tahun 2020 dari 14 desa di Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan dapat bernafas lega. Pasalnya, kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit kecamatan setempat menjanjikan dana bantuan terdampak Covid-19 akan disalurkan mulai pekan depan. 

"Kami telah berkoordinasi dengan kepala BRI cabang Kalianda, bahwa pencairan BLT-DD untuk 14 desa di Kecamatan Penengahan akan dipercepat. Alhamdulillah minggu depan KPM BLT-DD sudah bisa mencairkan ke BRI," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lampung Selatan, Rohadian, kepada Lampost.co, Jumat, 19 Juni 2020.

Rohadian mengatakan percepatan pencairan BLT-DD tidak hanya di 14 desa di Kecamatan Penengahan, melainkan kecamatan lain di Kabupaten Lampung Selatan yang belum menerima bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.   

"Selain di Penengahan, seperti desa-desa di Kecamatan Kalianda dan Rajabasa yang belum menerima BLT-DD, insyaallah mulai minggu depan akan menerima bantuan tersebut secara bertahap," ujarnya. 

Berita terkait: 14 Sekdes Penengahan Geruduk Kantor BRI

Sementara itu, Kepala Unit BRI Kecamatan Penengahan Tamami mengatakan keterlambatan penyaluran dana BLT-DD bagi 1.609 keluarga penerima manfaat (KPM) di 14 desa di Kecamatan Penengahan itu disebabkan proses pembuatan buku tabungan yang belum selesai, sehingga penyaluran bantuan tertunda.

Ia menjanjikan pekan ini BLT-DD sudah bisa disalurkan, namun dengan jadwal yang ditetapkan oleh pihak bank.

"Insyaallah minggu-minggu ini BLT-DD sudah bisa dicairkan. Namun, penyalurannya tidak bisa sekaligus. BRI hanya bisa melayani 1 atau 2 desa per harinya," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar