#bps#pertumbuhanekonomi

BPS Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung Triwulan III 2022 

BPS Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung Triwulan III 2022 
BPS paparkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung triwulan III 2022 dalam chanel YouTube. (Foto: Lampost/Deta Citrawan)


Bandar Lampung (Lampost.co) --Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mempublikasikan angka pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada triwulan III tahun 2022. Sebesar 0,84 persen (q-to-q), 3,91 Persen (y-on-y) dan triwulan I sampai dengan III sebesar 4,02 Persen (c-to-c). 

Melalui Statistisi Ahli Muda, Tribuana Kartikasari, dijelaskan bahwa BPS mencatat perkembangan ekonomi Lampung di triwulan III 2022 sebesar 0,84 persen (q-to-q), 3,91 Persen (y-on-y) dan triwulan I sampai dengan III sebesar 4,02 Persen (c-to-c). 

"Perekonomian Provinsi Lampung berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), atas dasar harga berlaku triwulan III 2022 mencapai Rp108.279,90 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp66.946,97 miliar," jelas Tribuana melalui channel YouTube resmi BPS Lampung, Senin 7 November 2022. 

Kemudian ekonomi Provinsi Lampung triwulan III 2022 terhadap triwulan II 2022 (q-to-q),  mengalami pertumbuhan sebesar 0,84 persen. Dari sisi produksi, lapangan usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 6,86 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 14,17 persen.

Lalu ekonomi provinsi Lampung di triwulan III 2022 terhadap triwulan III 2021 (y-on-y),  mengalami pertumbuhan sebesar 3,91 persen. Dari sisi produksi, lapangan usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 38,54 persen. 

"Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,54 persen," ungkapnya.  

Terakhir, ekonomi Provinsi Lampung sampai dengan triwulan III-2022 terhadap periode yang sama tahun 2021 (c-to-c) mengalami pertumbuhan sebesar 4,02 persen. 

"Dari sisi produksi, pertumbuhan terbesar terjadi pada lapangan usaha Jasa Lainnya sebesar 23,53 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Ekspor Barang dan Jasa sebesar 7,05 persen," ujarnya

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait