#bpom#bahanmakanan

BPOM Tindak Bahan Makan Tak Miliki Izin Edar

BPOM Tindak Bahan Makan Tak Miliki Izin Edar
Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Lampung dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Pringsewu menindak puluhan bahan makanan kemasan yang tidak memiliki izin edar. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co) -- Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Lampung dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Pringsewu menindak puluhan bahan makanan kemasan yang tidak memiliki izin edar.

Hal itu dilakukan saat melakukan razia pengawasan keamanan pangan, di sejumlah pasar modern dan tradisonal daerah Pringsewu, Senin, 3 Mei 2021.

Inspeksi mendadak itu digelar di Pasar Pringsewu, gudang pembekuan daging Pajaresuk, Chandra Supermarket, Indomart, dan Alfamart.

Kepala BPOM Lampung, Sukriadi Darma, menjelaskan pengawasan pangan untuk menjaga konsumen dari makanan kedaluwarsa, mengandung zat berbahaya, dan izin edar. "Dari hasil pemeriksaan di Pasar Pringsewu, ada 26 jenis makanan yang di uji di mobil laboratorium tidak ditemukan bahan pangan yang berbahaya," ungkapnya.

Sementara di salah satu supermarket, petugas menemukan beberapa produk pangan industri rumah tangga (PIRT) yang di buat di Bandar Lampung berlabel nomor 1 dari berbagai jenis produk. Namun, produk tersebut tidak memiliki izin edar.

Untuk itu ratusan makanan produk industri rumahan itu harus diturunkan dari rak. "Semua produk harus ada izinnya," kata Sukriadi.

Selain itu, petugas juga menemukan produk impor yang dikemas kembali, tetapi tidak masuk database BPOM. "Kami anggap belum terdaftar nomor edarnya," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait