#LAMPUNG

BPKD Lambar Sebut Pencairan Dana Program Inflasi Terkendala Aplikasi Keuangan

BPKD Lambar Sebut Pencairan Dana Program Inflasi Terkendala Aplikasi Keuangan
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Liwa (Lampost.co) -- Anggaran penanganan inflasi daerah di Pemkab Lampung Barat masih dalam proses pengadaan dan ada yang masih menunggu proses pencairan di keuangan.

Di Dinas Koperindag program sembako bersubsidi sedang dalam tahap pelaksanaan kerja sama dengan Bulog. Pihak Bulog selaku penyedia barang masih mendistribusikan ke masyarakat.

Sementara untuk pembayaran subsidi masih menunggu kegiatan selesai. "Kalau untuk pendistribusian sembako murah karena disubsidi saat ini masih berlangsung namun untuk pembayaranya ke pihak ketiga menunggu kegiatan selesai, nanti jika selesai baru diajukan pencairanya," kata Kabid perdagangan Dinas Koperindag Lambar Sri Hartati, Kamis, 10 November 2022.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lambar Maidar, mengaku program inflansi yang dilaksanakan yaitu bantuan pangan beras sebanyak 22 ton. Beras itu akan diberikan kepada 2.200 KK tidak mampu di 12 pekon rawan pangan. Saat ini prosesnya sedang dalam pengadaan oleh pihak Bulog.

Hal yang sama juga diakui oleh Sekretaris Dinas Perikanan, bahwa program inflasi yang dilaksanakan masih dalam proses pengadaan barang berupa benih ikan, bantuan sarana tangkap dan lainnya. "Prosesnya sudah teken kontrak dengan pihak ketiga untuk pengadaan," kata dia.

Sementara itu program inflasi yang dilaksanakan melalui Dinas Sosial untuk pengadaan barang bantuan sembako kepada lansia, bantuan kepada KUBe, fakir miskin dan penyandang cacat juga menunggu pencairan dana.

Sekretaris BPKD Lambar Sumadi, mengaku program inflasi daerah secara fisik sudah berjalan. Namun untuk keuangannya saat ini masih terkendala aplikasi.

"Sejak beberapa hari ini keuangan Pemkab Lambar sedang terkendala aplikasi. Bahkan saat ini kami sedang menemui Kemendagri dan keuangan untuk koordinasi soal gangguan aplikasi. Akibat gangguan aplikasi itu, kini Pemkab belum bisa melakukan pencairan dana," kata Sumadi.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait