#beritalampung#beritabandarlampung#jaminansosial

BPJS Ketenagakerjaan Pantau Kegiatan PLKK-RTW di Rumah Sakit Airan Raya

BPJS Ketenagakerjaan Pantau Kegiatan PLKK-RTW di Rumah Sakit Airan Raya
Kunjungan pihak BPJS Ketenagakerjaan ke RS Airan Raya, Lampung Selatan. Dok/BPJamsostek


Kalianda (Lampost.co): Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan bersama Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan melakukan kunjungan, Senin, 5 September 2022, ke Rumah Sakit Airan Raya, Jatiagung. Lampung Selatan, selaku Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) return to work (RTW).

Kegiatan kunjungan PLKK di RS Airan Raya tersebut dilakukan oleh Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Kushari Suprianto dan M Iman Nuril Hidayat BP, serta Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel Eko Purnomo dan Kepala BPJS Kantor Cabang Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan.

Sementara dari pihak rumah sakit disambut langsung oleh Direktur RS Airan Raya dr Zuchrady, pihak Yayasan Abadi Karya selaku Kepala Sekolah SMA Yadika Roy Deak Sitorus, Manager Area PT Haleyora Power Gugus Waluyo Pambudi, serta pasien RTW yakni Rifki Agustian Pradana dan Didi Rahardian.

Dalam kunjungannya tersebut pihak BPJS Ketenagakerjaan langsung memantau kegiatan RS Airan Raya yang sedang memberikan pelayanan pengobatan fisiotherapy kepada pasien RTW dari Yayasan Abadi Karya yang bernama Rifki Agustian Pradana serta pelayanan pengukuran jari palsu di poli ortotik prostetik RS Airan Raya pada pasien RTW dari PT Haleyora Power yang bernama Didi Rahardian. 

Rifki Agustian Pradana merupakan tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja pada 27 April 2022, tenaga kerja tersebut bekerja 
sebagal office boy sekolah di Yayasan Abadi Karya. Pada saat kejadian yang bersangkutan sedang melakukan pekerjaannya memasang spanduk informasi sekolah di depan pagar sekolah bersama 3 rekannya yang lain. Namun nahas, Rifki tersengat aliran listrik karena pemasangan spanduk berdekatan dengan tiang listrik tegangan tinggi. Rifki tmengalami luka bakar listrik yang parah di kedua tangannya dan dilakukan tindakan amputasi di lengan kiri bawah siku.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan mengatakan setelah dilakukan amputasi, Rifki melanjutkan perawatan di RS Airan Raya sebagai rumah sakit pusat RTW bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. "Saat ini pihak rumah sakit (RS Airan Raya) sudah memberikan tangan palsu," kata dia.

Sementara itu, Didi Rahardian.mengalami kecelakaan kerja pada 22 Jull 2022. Didi bekerja sebagal teknisi perbaikan jaringan PLN, dimana PT Haleyora Power merupakan anak perusahan PLN. Saat kejadian Didi bersama rekan kerjanya melakukan perbaikan pada tiang lirstrik dengan estimasi ketinggian 6 meter, saat  melakukan perbaikan tiba-tiba tanah longsor dan mengakibatkan tiang roboh bersama jatuhnya Didi dan rekannya. Didi dan rekannya di bawa ke RSUD Abdoel Moeloek Bandar Lampung, keduanya mengalami luka-luka, namun yang parah pada jari tangan Didi yang tertimpa tiang listrik sehingga harus dilakukan amputasi.

"Saat ini di RS Airan Raya sedang dilakukan pengukuran untuk pembuatan jari tangan palsu," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait