#bpjskesehatan#jknkis#layanankesehatan

BPJS Kesehatan Kembangkan Layanan Digital

BPJS Kesehatan Kembangkan Layanan Digital
Sarasehan BPJS Kesehatan bersama Korpri Lampung. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Dewan Pengurus Korpri Nasional dan Pemprov Lampung berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat program jaminan kesehatan dan prosedur memperoleh pelayanan kesehatan.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, David Bangun, mengatakan supervisi dan sarasehan itu diharapkan dapat melihat kondisi dan fakta di lapangan sekaligus menggali permasalahan yang terjadi.

Kemudian memberikan alternatif solusi untuk perbaikan layanan kepada peserta JKN-KIS khususnya bagi anggota Korpri dan keluarganya. Penyampaian sosialisasi program dan kebijakan terbaru diharapkan akan menambah pengetahuan dan meningkatkan pemahaman peserta terkait manfaat program JKN-KIS. Sehingga peserta mengetahui dan memahami hak dan kewajiban serta prosedur memperoleh pelayanan Kesehatan.

“Korpri merupakan peserta mitra BPJS Kesehatan dan harus diedukasi terkait kebijakan-kebijakan JKN-KIS, progres pelaksanaan program serta edukasi pola hidup sehat kepada peserta JKN-KIS dari segmen Korpri. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terkait hak dan kewajiban peserta, informasi manfaat, prosedur dalam mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan, menyampaikan informasi terkait inovasi BPJS Kesehatan yang bertujuan memberikan kemudahan pelayanan bagi peserta,” kata David.

Dia juga menyampaikan sejak 1 Januari 2014 BPJS Kesehatan menyelenggarakan program JKN-KIS, dengan berbagai tantangan yang dihadapi dalam melayani peserta. Sehingga perlu dilakukan pembinaan dan perbaikan pelaksanaan program setiap saat.

Upaya itu tidak hanya dengan cara peningkatan kuantitas kanal layanan dengan peningkatan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama. Namun, peningkatan kualitas menjadi komitmen utama BPJS Kesehatan seiring dengan tuntutan masyarakat atas layanan di era digital saat ini.

“Hal ini mendorong BPJS Kesehatan terus berinovasi dengan melakukan pengembangan aplikasi dan memperluas pilihan kanal layanan. Pertama, Perubahan nomor layanan Care Center BPJS Kesehatan yang semula 1500 400 menjadi 165, yang diharapkan dapat mempermudah peserta untuk mengakses layanan, dengan masa transisi hingga 31 Desember 2021," ungkapnya.

Kedua, simplifikasi rujukan pelayanan thalasemia mayor dan hemofilia yang membutuhkan pelayanan rutin di rumah sakit. Dengan kemudahan melalui perpanjangan masa berlaku rujukan.

Ketiga, BPJS Kesehatan meluncurkan Jurnal JKN sebagai bukti keterbukaan terhadap hasil penelitian, gagasan konseptual, telaah ilmiah serta masukan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Lampung, Qudratul Ikhwan, mengatakan sosialisasi itu menjadi satu kegiatan bersifat strategis sebagai wujud kepedulian BPJS Kesehatan dan pengurus Korpri dalam memastikan seluruh anggota dan keluarganya terdaftar dalam program JKN-KIS serta melakukan validasi data secara berkala.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait