#beritalampung#bandarlampung

BPJamsostek Sosialisasikan Program Jamsostek untuk Pegawai Non-ASN Pemprov Lampung

BPJamsostek Sosialisasikan Program Jamsostek untuk Pegawai Non-ASN Pemprov Lampung
Foto: Dok/BPJamsostek


Bandar Lampung (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Bandar Lampung menggelar sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada tenaga kerja non-ASN Pemerintah Provinsi Lampung di Hotel Bukit Randu, Kamis, 14 Juli 2022.

Hadir dalam acara tersebut Plh. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fredy, Asisten III Sekprov Bidang Administrasi Umum Senen Mustakim, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung Meiry Harika Sari. Sementara dari pihak BPJamsostek Bandar Lampung mewakili Kepala BPJamsostek Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan, Kepala Bidang Kepesertaan Faisal Yamani dan Kepala Bidang Pelayanan Trissiana.

Dalam sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan masing-masing Kasubbag Umum dan Kepegawaian serta perwakilan 1 orang dari tenaga kerja non-ASN dari total 49 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemerintahan Provinsi Lampung.

Kepala BPJamsostek Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan mengatakan tenaga kerja Pemprov Lampung non-ASN yang terdaftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mulai dari tahun 2017 yaitu sebanyak 3.576 orang.

"Mereka terdaftat dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Lampung," ujarnya.

Sulistijo mengatakan pihak BPJS Ketenagakerjaan dalam kurun waktu tahun 2017--2022 telah menyalurkan klaim jaminan program sosial. Diantaranya tahun 2017 klaim JKM sebesar Rp24 juta, klaim JKK biaya pengobatan Rp672 ribu dan klaim JKM Rp48 juta (2018), klaim JKK meninggal dunia Rp128.442.768 dan klaim JKM Rp72 juta (2019), klaim JKM Rp42 juta (2020), klaim JKK meninggal dunia Rp139.366.816 dan klaim JKM Rp84 juta (2021). Selanjutnya di 2022, klaim JKK biaya pengobatan Rp377.830, klaim JKM (sedang dalam pengajuan) Rp126 juta.

"Total JKK 4 kasus dengan total nominal klaim Rp268.859.414 dan total JKM 12 kasus dengan total nominal klaim Rp354 juta," terang dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait