#jaminansosial#ekbis#bpjamsostek

BPJamsostek Sosialisasikan Program BPU ke Anggota Perguruan Setia Hati Pesawaran

BPJamsostek Sosialisasikan Program BPU ke Anggota Perguruan Setia Hati Pesawaran
Sosialisasi program jaminan sosial BPJamsostek ke anggota Perguruan Setia Hati Pesawaran. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Bandar Lampung melaksanakan kegiatan sosialisasi program Bukan Penerima Upah (BPU) bagi anggota Perguruan Setia Hati Kabupaten Pesawaran. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Margorejo, Kecamatan Tegineneng, Selasa, 2 Maret 2021.

Pada kesempatan tersebut dihadiri kepala Desa Margorejo, pengurus Persatuan Setia Hati Kabupaten Pesawaran, serta pengurus PSH perwakilan dari 10 kecamatan se-Kabupaten Pesawaran serta Kabid Kepesertaan BPJS Ketengakerjaan Bandar Lampung Bambang Purwadjatmika.

Ada 3 program jaminan yang disosialisasikan yaitu program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JKM (Jaminan Kematian) dan JHT (Jaminan Hari Tua). Adapun besaran iuran tiap bulan untuk JKK sebesar Rp10.000, JKM sebesar Rp6.800, dan JHT sebesar Rp20.000 sehingga total iuran per bulan sebesar Rp36.800.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung Widodo mengatakan sebanyak 150 ribuan anggota perguruan se-Provinsi Lampung berpotensi untuk memperoleh manfaat BPJS Ketenagakerjaan melalui program BPU ini.

“Target kami sampai dengan akhir tahun 2021 sebanyak 20% anggota perguruan terdaftar sebagai peserta BPJamsostek," ujarnya.

Pihak perguruan silat mengatakan sangat mendukung mengikuti program BPU BPJS Ketenagakerjaan ini. Hal itu disampaikan Iwan Setiawan selaku Dewan Kehormatan Perguruan Setia Hati, sudah terbukti bahwa saudaranya meninggal dan mendapatkan manfaatkan Jaminan Kematian sebesar 42 juta.

Anggota perguruan silat tersebut berprofesi berbagai macam, ada petani, pedagang, guru honor, dan lain sebagainya.

Pihaknya juga akan terus bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung untuk memastikan anggota perguruan silat tersebut dilindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait