#beritalampung#beritalamteng

BPJamsostek Lampung Tengah Serahkan Santunan Kematian ke Ahli Waris Aparatur Desa di Mesuji

BPJamsostek Lampung Tengah Serahkan Santunan Kematian ke Ahli Waris Aparatur Desa di Mesuji
Kepala BPJamsostek Lampung Tengah Adi Hendarto didampingi Bupati Mesuji H. Saply TH menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris. Dok/BPJamsostek


Mesuji (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Lampung Tengah menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris yang merupakan perangkat desa atau aparatur desa di wilayah Mesuji.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor BPJamsostek Lampung Tengah Adi Hendarto bersama Bupati Mesuji H. Saply TH kepada ahli waris dari almarhum Supriyanto yang meninggal pada Agustus 2021 lalu.

Bupati Mesuji menyampaikan bahwa sebelum meninggal, almarhum menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan di perangkat desa. "Yang bersangkutan merupakan bagian dari perangkat desa dan sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak November 2020. Adapun besaran santunan yang diberikan adalah sebesar Rp42 juta kepada ahli warisnya. Semoga santunan tersebut dapat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggal," ujarnya, Selasa, 14 September 2021.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Lampung Tengah, Adi Hendarto. Ia menyampaikan bahwa pemberian santunan jaminan kematian ini merupakan salah satu bentuk perlindungan kepada seluruh tenaga kerja yang terdaftar sebagai peserta BPJamsostek.

"Bukan hanya Jaminan Kematian (JKM) saja, tetapi masih ada juga Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun," kata Adi.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada ahli waris yang hadir pada saat itu untuk menerima santunan secara simbolis yang diberikan langsung oleh Bupati Mesuji.

"Saya beserta segenap keluarga besar BPJamsostek mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga dan kerabat almarhum. Dan kami juga ingin menunjukkan bahwa Negara hadir dalam melakukan perlindungan kepada seluruh masyarakatnya khususnya para tenaga kerja. Dan almarhum memang benar terdaftar menjadi peserta kami dari November 2020. Dan semoga ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita bersama bahwa perlindungan jaminan sosial tenaga kerja itu sangat penting. Dengan ini saya berharap seluruh tenaga kerja khususnya non-ASN dan perangkat desa yang belum terdaftar agar bisa segera mendaftarkan menjadi peserta BPJamsostek. Dan kami akan terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik buat para pekerja," ujarnya.

Bupati Mesuji juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap kepesertaan seluruh aparatur kampung dan pegawai non-ASN di Kabupaten Mesuji untuk bisa segara menjadi peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait