#banjirrob#bpbd

BPBD Siaga Banjir Rob dan Pancaroba

BPBD Siaga Banjir Rob dan Pancaroba
Banjir rob merendam jembatan Pulau Pasaran Bandar Lampung. (Foto:Lampost.co/Putri Purnama)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Pancaroba memungkinkan bencana kerap terjadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, siaga selama 24 jam untuk menghadapi puncak banjir rob dan pergantian musim (pancaroba).

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman mengatakan hal itu dilakukan karena  saat memasuki musim pancaroba kerap terjadi cuaca ekstrem yang memicu terjadinya bencana alam seperti angin kencang, petir, dan banjir.

"Kami siap siaga menyiapkan beberapa tim untuk antisiapsi puncak rob dan pancaroba selama 24 jam," kata dia, Kamis, 2 Juni 2022.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Maritim Panjang, Lampung, ada tiga wilayah di Bandar Lampung terdampak cukup parah saat banjir rob tahun ini. Diantaranya kecamatan Panjang, Bumi Waras, dan Teluk Betung Timur.

"BPBD mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan jangan percaya dengan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Segera laporkan kejadian yang ada, kami akan langsung datang karena ada tim piket yang standby 24 jam," ujar Syamsul.

BPBD mengatakan ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi pancaroba, seperti  menjaga imunitas dan daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengecek dan memastikan fungsi saluran air atau drainase di lingkungan rumah atau sekitar berjalan baik.

"Terus tingkatkan kewaspadaan kemungkinan terjadinya banjir rob dan tanah longsor, serta melakukan pengecekan terhadap arus kelistrikan dan atap bangunan rumah atau gedung," kata Kepala BPBD Kota Bandar Lampung.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait