#banjir#longsor#lampungutara

BPBD Petakan Jenis Bencana Alam di Lampura

BPBD Petakan Jenis Bencana Alam di Lampura
Sejumlah warga nekat menyeberangi daerah genangan banjir akses jalan penghubung Kelurahan Tanjung Harapan-Kota Alam, Kecamatan Kotabumi mengalami mesin mati (stag), Jumat, 12 Februari 2021. Lampost.co/Fajar Nofitra


Kotabumi (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) telah melakukan berbagai persiapan guna menghadapi potensi bencana alam seiring cuaca ekstrem yang mulai menghampiri wilayah Lampung.

Kepala BPBD Lampura, Nozi Efialis mengaku, pihaknya sudah menyiapkan personel, peralatan, dan stok pengaman atau buffer stock sebagai bagian dari siaga bencana 2021. 

"Kami sudah siapkan personel dan peralatan yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk menanggulangi bencana. Mulai dari personel siaga 24 jam, yakni Tim Reaksi Cepat (TRC), peralatan, maupun logistik yang dibutuhkan," kata Nozi, Jumat, 24 September 2021.

Baca: Puluhan Rumah di Lampura Rusak Parah Disapu Angin

 

Saat ini, kata dia, Lampura sudah memasuki peralihan musim atau pancaroba. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca tersebut bisa mengakibatkan angin kencang hingga mampu merusak beberapa rumah warga.

"Warga diharapkan bisa memitigasi bencana di daerahnya masing-masing. Selain itu, masyarakat diimbau untuk waspada serta membersihkan saluran air agar tidak terjadi banjir," kata dia.

Nozi menyebut, Lampura memiliki karakter dengan ancaman bencana yang berbeda-beda. Menurutnya, Kecamatan Tanjungraja, Abungtinggi, dan Bukit Kemuning dikenal rawan tanah longsor. Sementara Kecamatan Kotabumi, Kotabumi Selatan, Abungtimur, dan Muara Sungkai kerap dilanda banjir.

"Kalau angin kencang dan hujan deras hampir merata di seluruh kecamatan di Lampura," tambahnya.

Pihaknya berharap warga tetap waspada dan siaga bencana. Ia juga meminta agar publik tidak mudah percaya akan informasi yang beredar dan berkembang.

"Jika mengetahui ada bencana, warga segera lapor kepada aparat atau personil BPBD Lampura," pungkasnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait