banjir

BPBD Imbau Warga Budayakan Kebersihan Lingkungan

BPBD Imbau Warga Budayakan Kebersihan Lingkungan
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman. (Lampost.co/Deta Citrawan)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk dapat membudayakan kebersihan lingkungan dalam upaya mencegah terjadinya bencana banjir. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bandar Lampung Syamsul Rahman, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Sutarno mengatakan, bahwa perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari lingkungan tempat tinggal. 

"Budaya gotong royong saya sangat mendukung minimal di lingkungan sendiri, pembersihan siring kecil, jadi tanggung jawab bersama tidak hanya pemerintah, karena apapun bentuknya masalah kelancaran air tanggung jawab bersama," ujar Sutarno, Jumat, 18 Desember 2020. 

Saat melakukan pembersihan lingkungan pun, pihaknya menyarankan agar kotoran usai pembersihan segera diangkut atau dijauhkan dari bibir saluran irigasi.

"Saat pembersihan saluran jangan meletakkan sampah pada bibir saluran, tapi langsung dibawa agar tidak berpotensi masuk ke siring kembali saat hujan turun, harapan kita seperti itu," ungkapnya. 

Lalu tidak dianjurkan untuk melakukan pendangkalan pada saluran irigasi, sungai atau kali dengan membuang sampah pada beberapa media itu, sebab bisa berakibat meluapnya aliran sungai dan kali, akhirnya menggenangi pemukiman bahkan jalan raya.

"Pada saat curah hujan tinggi diharapkan warga waspada supaya berhati-hati, BPBD juga selalu berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui curah hujan tinggi serta intensitasnya. Dan 15 menit saat hujan petugas sudah bergerak keliling jalan memantau wilayah rawan," jelasnya.  

Terakhir, BPBD berpesan agar upaya antisipasi dapat dilakukan oleh masyarakat dari hal terkecil, yang nantinya dapat berdampak besar terhadap peristiwa genangan air yang kerap terjadi di beberapa lokasi di Kota Tapis Berseri. 

"Kami melalui RT, lurah mengimbau warga waspada, mitigasi, dimulai dari mikro dan individu, karena genangan air bisa berdampak pada banjir, jangan mempersempit aliran atau sungai," pungkasnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait