#TKI#PMI

BP2MI Upayakan Ketersediaan Alat Rapid Untuk Pekerja Migran

BP2MI Upayakan Ketersediaan Alat Rapid Untuk Pekerja Migran
Ilustrasi. Pekerja Migran Indonesia asal Lampung di Wisma Haji Bandar Lampung saat pulang ke daerah asalnya beberapa waktu lalu. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Ahmad Salabi mengatakan prioritas vaksin untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Dinas Tenaga Kerja.

"Mengenai vaksinasi itu sudah mengarah ke Disnaker dan Dinkes Provinsi Lampung. Tapi memang itu kami prioritaskan," kata Ahmad Salabi, Senin, 14 Juni 2021.

Ia mengatakan bagi PMI yang akan berangkat lagi dari Lampung ke negara tujuan, ada kewenangan pihaknya untuk melakukan vaksinasi.

"Jadi sebelum berangkat lagi ke negara tujuan, PMI akan kami vaksinasi. Hal ini sama dengan yang sebelumnya telah kami jalankan, seperti PMI yang menuju Hongkong, yang belum di vaksin akan segera jalankan vaksin," jelasnya.

Jika sudah pulang, lanjutnya, vaksinasi merupakan kewenangan Disnaker karena mereka telah tiba di Indonesia. "Vaksinasi jadi wewenang Disnaker Kabupaten/ Kota jika PMI kembali ke Lampung dan tidak kembali ke negara tempat bekerja," jelasnya.

Menurutnya jika sudah di kampung halaman merupakan kewenangan Pemda setempat. "Namun kami juga masih berkoordinasi dengan pemerintah mengenai hal ini," jelasnya.

Ia mengatakan PMI yang setiba di Lampung ada dua titik isolasi jika diperlukan yakni di BLK dan asrama haji, dan nantinya akan dilakukan rapid tes dan jika negatif segera pulang.

"Kami sudah minta ke Disnaker dan Dinkes untuk pengadaan alat rapid tes," tegasnya.

Ia menuturkan bagi PMI yang pulang ke kampung halaman ada program namun tidak banyak, dimana program ini untuk PMI yang baru pulang dan mendapatkan modal.

"Kami ada program pemberdayaan kita latih sesuai dengan kearifan lokal setempat di kecamatan untuk membuat suatu karya dan mendapat pelatihan. Dengan bekerjasama dengan dinas koperasi dan BP2MI hanya mengakomodir," paparnya.

Sementra itu Kadisnaker Lampung, Agus Nompitu mengatakan PMI yang akan pulang telah melalui tahap swab antigen di wism atlet.

"Jika di Jakarta aman, maka akan diarahkan pulang kesini (Lampung). Namun jika diperlukan untuk isolasi kami sediakan tempat isolasi dan pengadaan alat rapid," ujarnya.

Mengenai stok, ia mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19. "Kami akan koordinasi untuk pengadaan rapid. Tapi kami upayakan tersedia aman," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait