#Kesehatan#VirusKorona

BP2MI Pastikan Tidak Ada Warga Lampung Bekerja di India

BP2MI Pastikan Tidak Ada Warga Lampung Bekerja di India
Kerabat dan tenaga kesehatan membantu seorang pasien Covid-19 naik ke mobil di sebuah rumah sakit di New Delhi, India pada 24 April 2021. (Sajjad HUSSAIN / AFP)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memastikan tidak ada warga Lampung menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) di India. Terlebih saat ini negara India tengah dilanda situasi butuk pandemi covid-19

"Tidak ada PMI asal Lampung yang bekerja di India. Dapat kami pastikan tidak ada warga asal Lampung yang bekerja di India," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2MI Provinsi Lampung, Ahmad Salabi, Minggu, 25 April 2021.

Ia mengatakan hal itu sesuai data penempatan dan perlindungan PMI asal Lampung di periode Januari 2021. Menurut data yang ada, terdapat 329 orang dan Februari 2021 ada 247 orang bekerja ke luar negeri.

"Kebanyakan ditempatkan di Hongkong, Taiwan, dan Singapura. Secara umum PMI asal Lampung yang bekerja di luar negeri, sepanjang tahun 2018 ada 1.473 orang, tahun 2019 ada 1.750 orang dan 665 orang," ujarnya.

Terkait lonjakan covid-19 di India, pemerintah tutup sementara akses masuk warga India dan pelaku perjalanan dari India ke Indonesia. Hal ini ditempuh seusai kedatangan seratusan warga India melalui Bandara Soekarno Hatta beberapa waktu lalu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah memutuskan menghentikan pemberian visa bagi warga negara asing dari India. Termasuk mereka yang pernah singgah di India, dalam 14 hari terakhir.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait