#prostitusiartis#hukum#sidang

Bos Inginkan Aura Kasih Sebelum Pesan Artis Vernita Syabila

( kata)
Bos Inginkan Aura Kasih Sebelum Pesan Artis Vernita Syabila
Sidang dua muncikari Vernita Syabila di Pengadilan Negeri Tanjungkarang. Lampost.co/Feri Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dua terdakwa muncikari artis Vernita Syabila, Maila Kaesa (31), warga Jalan Dusun Krajan RT 007, RW 001, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dan Meilianita Nur Azis (21), warga Jalan Pejagalan I, Gang Toto No RW. 005 Kelurahan Pekojan, Kecamatan, Tambora Jakarta Barat, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu, 21 Oktober 2020. 

Jaksa Supriyanti dalam dakwaannya mengatakan perbuatan terdakwa berawal pada Senin, 20 Juli 2020, sekitar pukul 10.00 WIB. Terdakwa Meilianita dihubungi seseorang bernama Surya yang berada di Bandar Lampung. Dia menanyakan kabar dan menyuruh ke Bandar Lampung untuk jalan- jalan serta mengajak teman.

"Kalau bisa artis untuk melakukan persetubuhan dengan Surya, namun terdakwa saat itu tidak ada link artis yang bisa dibawa ke Bandar Lampung," kata Jaksa.

Kamis, 23 Juli 2020, terdakwa Meilianita kembali chatting dengan Surya dan memberi tahu ada artis bigo, tapi Surya meminta artis terkenal yang pernah terlihat di televisi. "Terdakwa bilang tidak ada link untuk artis terkenal dan berkata nanti dicarikan dulu," ujarnya.

Terdakwa Meilanita kemudian menghubungi terdakwa Maila Kaesa dengan berkata, "Kak artis bigo kakak viewers-nya berapa," dan terdakwa menjawab, "Dek nanti dulu aku ada urusan di Batam."

Jumat, 24 Juli 2020, Surya mengirim pesan WhatsApp kepada terdakwa Meilianita dan menanyakan, "Gimana sudah dapat belum." Lalu dijawab terdakwa, "Belum kak aku tidak punya kenalan."

Sabtu, 25 Juli 2020, sekitar pukul 06.00 WIB, terdakwa Meilianita berada di indekosan Maila membicarakan kalau Surya meminta dibawakan artis untuk bersetubuh dengannya. Terdakwa Maila menjawab. "Ada sih gue artis." 

Meilianita menjawab, "Ya sudah balasin chatt WhatsApp, Abang itu." Kemudian Meilianita memberikan ponselnya ke Maila untuk membalas chatting Surya.

Maila pun berkata, "Nomor gue kirim ke Surya ya." Maila langsung mengirim nomor langsung menghubungi Surya.

"Disitulah percakapan itu dimulai. Surya minta dicarikan artis cewek. Nantinya akan diajak hubungan dengan bosnya," kata Jaksa.

Tidak lama dari itu, terdakwa menghubungi Baban Supandi alias Baim dengan cara mengomentari statusnya yang memasang foto cewek yakni Reni Hernita alias Vernita Syabila.

"Kak itu artis ya." Dan, dijawab Baim. "Iya". "Kemudian Maila menjelaskan maksudnya sedang mencari artis," ujarnya.

Usai lobi-melobi disepakati angka Rp20 juta. Lalu Maila pun mengonfirmasi ke Meilianita dan mengirim foto-foto Vernita ke Surya dan menjelaskan tarifnya Rp30 juta. "Surya menawar Rp25 juta," katanya.

Maila mengatakan tak bisa dan kalau mau harus memberikan uang muka dulu 50 persen. Tetapi, sebelum deal ke Vernita, Surya sempat meminta artis Aura Kasih. Karena bosnya itu suka dengan Aura Kasih.

Terdakwa pun mencari informasi ke teman-temannya tentang Aura Kasih. Namun, informasi Aura Kasih sudah tak jalan dan habis melahirkan. Dia juga menjelaskan Aura Kasih mahal dan tak sembarangan.

Kemudian Maila pun bertanya ke Surya untuk mengundang Vernita itu di tanggal berapa. "Dijawab Surya mungkin jadi buat tanggal 28 atau 29," kata Jaksa.

Pada 27 Juli 2020, sekira pukul 18.00 WIB, Vernita Syabila pun dihubungi Baim dan berkata, "Nanti ada yang mau nelpon. Tak lama kemudian terdakwa Maila menghubungi Vernita," ujar Jaksa.

Kemudian Surya pun langsung memesan tiket pesawat untuk ketiganya, Vernita Syabila, Maila Kaesa, dan Meilianita menuju ke Bandar Lampung.

Selasa, 28 Juli 2020, sekitar pukul 10.00 WIB, Maila pun menghubungi Surya kalau mereka akan terbang ke Bandar Lampung. Di perjalanan, Vernita pun membicarakan masalah uang pembayaran dengan terdakwa Maila.

Dia menyebut uang yang diterima nanti Rp20 juta. Namun sebelum bertemu tamu, dia meminta uang muka Rp10 juta.

"Kedua terdakwa meminta kepada Surya agar segera mentransfer. Apabila tak ditransfer segera Vernita tak ingin terbang ke Bandar Lampung," kata Jaksa.

Surya pun mengirim uang Rp15 juta ke Meilianita. Sesampai di Lampung, terdakwa langsung mengirim ke Vernita Rp10 juta. Lalu mereka pun menuju ke Hotel Novotel untuk bertemu Surya dan bosnya.

Ketiga kemudian mengantarkan Vernita ke kamar yang sudah ada bosnya ke Surya. Tak lama itu, Surya pun memberikan uang kas Rp15 juta ke Meilianita dan Maila.

Tidak lama kemudian ada yang mengetuk pintu masuk kamar bos Surya dan Vernita Syabila. "Mereka polisi dan setelah itu terdakwa Meilianita dan Maila Kaesa langsung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan," kata Jaksa.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Berita Terkait


Komentar