#internasional#bom-bunuh-diri#pakistan

Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan Delapan Orang

( kata)
Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan Delapan Orang
Warga berada di lokasi bom bunuh diri di Quetta, Balochistan, Pakistan, 17 Februari 2020. (Foto: AFP/BANARAS KHAN)


Quetta (Lampost.co) -- Sedikitnya delapan orang termasuk dua polisi tewas dan sejumlah lainnyab terluka dalam ledakan bom bunuh diri di Pakistan, Senin 17 Februari 2020. Ledakan terjadi di kota Quetta, provinsi Balochistan, yang dikuasai banyak kelompok pemberontak.

Pelaku bom bunuh diri diketahui hendak memasuki sebuah acara keagamaan, namun dihentikan aparat di pos penjagaan.

"Saat petugas melakukan pemeriksaan, ia meledakkan sabuk peledak yang menewaskan delapan orang dan melukai 23 lainnya," ucap polisi senior Abdul Razzaq Cheema kepada kantor berita AFP.

Angka korban tewas dan luka telah dikonfirmasi Mohammad Waseem Baig, juru bicara di sebuah rumah sakit lokal.

Hingga saat ini, belum ada grup yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Quetta.

Serangan terjadi saat Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memuji peningkatan sektor keamanan di Pakistan. Ia berada di Pakistan dalam kunjungan resmi selama tiga hari.

Meski keamanan di Pakistan mulai membaik, Balochistan masih menjadi provinsi paling berbahaya di negara tersebut.

Sejumlah grup militan masih sering melakukan serangan di Balochistan, provinsi yang berbatasan langsung dengan Afghanistan dan Iran.

Balochistan juga merupakan provinsi kunci dalam proyek kerja sama Pakistan dan Tiongkok.

 

EDITOR

Bambang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait