#beritalampung#beritabandarlampung#tenggelam

Bocah di Sukadanaham Tewas Terseret Arus Selokan saat Hujan Deras

Bocah di Sukadanaham Tewas Terseret Arus Selokan saat Hujan Deras
Gorong-gorong tempat korban terpeleset dan terjebak. Dok/Polsek Tanjungkarang Barat


Bandar Lampung (Lampost.co): Seorang bocah laki-laki (6) tewas akibat terseret arus selokan saat hujan deras mengguyur Kota Bandar Lampung, Jumat, 18 November 2022, sore.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian di Kampung Sukamaju, Kelurahan Sukadanaham, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung. Korban sempat di bawa ke puskesmas terdekat, namun dalam perjalanan bocah tersebut sudah tidak bernyawa.

Baca juga:  RSUDAM Targetkan Tangani 250 Kali Bedah Jantung pada 2023

Warga setempat, Desi mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban sedang bermain di luar dan tiba-tiba hujan deras, sehingga korban terbawa arus parid atau selokan.

"Iya sudah meninggal di perjalanan karena hanyut terbawa arus saat hujan deras," katanya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Sukadanaham Polsek Tanjungkarang Barat, Bripka Furi Mintoko mengatakan kejadian berawal saat korban bermain huja  bersama ke-lima teman lainnya. Namun, tiba-tiba korban terpeleset ke dalam siring.

"Saat hujan deras dan lebat, korban bermain hujan  di pinggir drainase atau siring yang airnya deras. Lalu korban berusaha mengambil mainan yang terjatuh ke dalam siring dan terpeleset," katanya.

Furi mengatakan saat peristiwa itu terjadi, hujan turun dengan intensitas tinggi hingga menyebabkan air di siring tempat korban terpeleset penuh. Korban lalu terseret sepanjang 2 meter ke dalam sebuah gorong-gorong.

"Nggak jauh dari lokasi kepeleset, ada jembatan gorong-gorong, dia (korban) keseret ke dalam situ. Temannya yang melihat langsung berteriak dan minta tolong," kata dia.

Setelah mendengar teriakan, salah satu warga, Endang, langsung bergegas mencoba menarik korban dari dalam gorong-gorong. Nahas, nyawa korban tidak terselamatkan.

"Korban sempat mau dibawa ke rumah sakit, di tengah perjalanan korban tidak bernafas sesampai di Puskesmas gedong air dinyatakan sudah meninggal dunia," kata Furi.

Saat ini korban tengah disemayamkan di rumah orang tuanya yang berada di sekitar lokasi kejadian.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait