#BNPT#radikalisme#napiter

BNPT Latih Mantan Napiter jadi Narasumber Tangkal Radikalisme

( kata)
BNPT Latih Mantan Napiter jadi Narasumber Tangkal Radikalisme
Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- BNPT memberikan pelatihan public speaking kepada ratusan mantan narapidana teroris sebagai narasumber di berbagai kalangan masyarakat untuk menangkal paham radikal. FKPT di seluruh provinsi akan bekerjasama dengan para mantan napiter untuk menekan kasus radikalisme dan terorisme.

"Untuk menangkal radikalisme, pendekatan yang paling efektif dilakukan oleh mantan napiter. Jika mereka sama mereka yang berdiskusi, akan lebih mudah memberikan pemahaman yang benar," kata Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius pada Malam Anugrah Indonesia Damai 2019 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.

Pada kesempatan itu, ia meminta media untuk memberi porsi lebih besar untuk memberitakan informasi yang bersifat pencegahan. "Jangan saat peristiwa saja yang diberitakan dengan space relatif besar. Saya berharap berita pencegahan seperti karya yang ikut dalam lomba jurnalistik ini," kata Suhardi.

Wartawan Lampung Post menjadi salah satu dari 6 jurnalis yang diundang menghadiri even tersebut. Berita berjudul Sesal Tarian Jari Barmawi meraih juara harapan 3 lomba jurnalistik BNPT 2019. Suhardi mendorong para jurnalis untuk terus menyuguhkan berita yang mengusung human interest. 

Ditemui dalam acara tersebut, Ketua FKPT Lampung Irwan Sihar Marpaung mengatakan kasus radikalisme di Lampung menurun dibanding tahun lalu. "Kasus radikalisme pada 2017, Lampung rangking 4 nasional. Lalu 2018 rangking 2, dan tahun ini Lampung turun ke posisi 14 nasional," ujarnya. 
Caption : Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Andi Intang Dulung (tengah, berbaju hitam) foto bersama pemenang lomba jurnalistik BNPT 2019 pada Malam Anugrah Indonesia Damai di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (10/12). (Dok BNPT)

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar