#narkoba#beritalampung#lapas

BNNP Lampung Dalami Peredaran Ganja 52 Kg

BNNP Lampung Dalami Peredaran Ganja 52 Kg
Ilustrasi daun ganja. Foto: Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung masih mendalami perkara dugaan pengendalian 52 Kg ganja dari balik LP Kelas IIA Kalianda, Lampung Selatan. Dalam perkara tersebut, empat orang ditetapkan tersangka yakni Fajarudin (36) warga Lampung Selatan, dan Arif Mustakim (22), warga Banten, keduanya kurir. Dua lainnya yakni Heri Paruntungan (26) dan Iron Sitompul (40), keduanya mengendalikan ganja tersebut dari balik jeruji besi di LP Kelas IIA Kalianda.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Edi Swasono mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman apakah ada keterkaitan oknum LP atau tidak sama sekali.

"Belum ada (dugaan keterlibatan), saat ini masih proses sidik. Kalo ada progres yang signifikan dikabarkan," ujarnya, Senin, 30 Agustus 2021.

Baca juga: Peredaran Narkoba di Bandar Lampung Tertinggi selama 2020

Tak lama usai ekspos BNNP Lampung, LP Kelas II A Kalianda melaksanakan razia hingga tes urine terhadap warga binaan dan pegawai, pada Kamis, 27 Agustus 2021 malam. Razia digelar Ditjenpas Kemenkumham dan Kanwil Kemenkumham RI. Adapun temuan narkoba dan urine nihil. Selain itu, hasil tes urine seluruhnya negatif.

"Benar dan langsung dihadiri Kadivpas Kanwil Kemenkumham Lampung Pak Farid Junaidi, tidak ditemukan adanya narkoba. Tes urine acak kami betul-betul tidak mengkondisikan. Karena yang milih dari pihak Ditjen pas dan teman-teman media yang ikut malam itu. Hasilnya semua negatif," kata  Kepala LP Kalianda, Tetra Destorie, Senin, 30 Agustus 2021. 

Terkait dua napi yang jadi tersangka BNNP Lampung, saat ini masih dalam pemeriksaan. 
"Ditempatkan  (dua napi, di kamar isolasi dengan pengawasan ekstra)," ujar Tetra.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 18 warga binaan LP Kelas II A Kalianda, menjalani persidangan di PN Kalianda, karena berpesta sabu, pada 8 April 2021. Seluruhnya, telah menjalani persidangan dakwaan pada 25 Agustus 2021 di PN Kalianda.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait