#blt#bansos

BLT Senilai Rp478,8 Juta Disalurkan ke 133 Warga Desa Berundung Lamsel

BLT Senilai Rp478,8 Juta Disalurkan ke 133 Warga Desa Berundung Lamsel
Pemdes Berundung juga tetap melakukan pengerjaan proyek fisik berupa perbaikan irigasi dan lainnya. Lampost.co/Aan Kridolaksono


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel) menyalurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2021.

Kepala Desa Berundung, Sunarso menjelaskan, sasaran utama program percepatan penurunan kemiskinan warga terdampak covid-19 ini adalah keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD yang kehilangan mata pencaharian yang belum masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan KPM yang mempunyai anggota keluarga dengan penyakit kronis menahun.

Sementara sasaran utama program PKTD adalah KPM setengah penganggur, kelompok miskin, dan difabel.

"Dua program ini ditujukan untuk meningkatkan konsumsi warga di tengah kesulitan ekonomi. Nama-nama KPM disahkan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdes),"  kata Sunarso di kantor desa setempat, Rabu, 15 September 2021.  

Baca: Desa Sukabanjar Anggarkan BLT DD Rp702 Juta

 

Untuk merealisasikan BLT DD 2021 tersebut, ujar Sunarso, pihaknya telah menyediakan anggaran sebesar Rp 478.800.000 untuk 133 KPM, dengan rincian Rp300.000 per bulan untuk setiap KPM. 

"Sebanyak 133 KPM telah menerima BLT DD tahap II yang cair awal Agustus lalu sekaligus tiga bulan untuk periode Juni, Juli, dan Agustus," terangnya.

Selain fokus pengentasan kemiskinan melalui bantuan tunai, Pemdes Berundung juga terus berupaya melakukan  pemerataan pembangunan infrastruktur di desanya. Di antaranya pembangunan  gorong-gorong, tembok penahan tanah (talud), dan pembangunan drainase cor maupun drainase batu bata sepanjang kurang lebih 1.050 meter yang tersebar di Dusun 1, 2, dan Dusun 3. 

"Meski dua tahun ini pandemi covid-19 telah menguras anggaran dana desa, namun tidak menghentikan upaya kami untuk merealisasikan pembangunan.  Untuk pembangunan fisik tersebut telah dianggarkan sebesar Rp 248.084.032," ungkap Kades.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait