#lampungutara

BKPSDM Lampura Dalami soal Daftar Mutasi Pejabat yang Viral di Medsos

BKPSDM Lampura Dalami soal Daftar Mutasi Pejabat yang Viral di Medsos
Tangkapan layar rolling pejabat lampura yang beredar di media sosial, Rabu, 31 Agustus 2022. (Foto: Istimewa)


Kotabumi (lampost.co) -- Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lampung Utara mendalami viralnya sejumlah pejabat Lampura yang dimutasi. Pasalnya, data nama - nama (list) pejabat hasil rolling tersebar luas di media sosial melalui pesan WhatsApp dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pejabat teras dan kalangan masyarakat luas di Lampura.

Kabid Promosi dan Mutasi BKPSDM Lampura, Herman, mengakui hal itu bukanlah seperti yang dipikirkan kebanyakan orang. Meski dari daftar nama pejabat beredar itu beberapa diantaranya memiliki kesamaan baik yang mendapatkan promosi, rolling, maupun di-nonjob-kan. 

"Ini kami sedang mencari tahu, apakah kabar itu (dari dalam, red) benar adanya. Hanya saja kami telah melakukan pendalaman secara diam-diam. Kami mau tahu siapa yang membocorkannya," katanya melalui telepon, Rabu, 31 Agustus 2022. 

Menurut Herman, data yang disampaikan oleh BKPSDM Lampura itu berformat PDF bukan Excel (Microsoft Office) seperti yang viral dalam daring. Pihaknya belum dapat memastikan kebenaran daftar nama pejabat yang beredar tersebut.

"Kalau tidak salah jumlah totalnya, mutasi dan roling itu ada 260 orang. Namun, yang dilantik, baik itu administrator (III) maupun pengawas (IV) ada 213," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Lampura, Khairul Fadila, menjelaskan jika yang dikeluarkan (data) tidak memiliki kesamaan, bentuk, dan format resmi. Menurutnya, hal itu bukan berasal dari dalam.

"Intinya itu kalau tidak sama itu salah atau bukan yang kami miliki," kata Khairul.

Ia berharap, agar kalangan pejabat dan masyarakat umum, tidak mudah percaya dengan apa yang diterima melalui medsos. 

Baca juga: 213 Pejabat Eselon III dan IV Lampura Dilantik

Hingga kini, pihak BKPSDM dan pejabat berkepentingan lainnya mengeklaim hal itu bukan berasal dari dalam sumber pemerintah daerah. Meski demikian, dari data nama-nama tersebut memiliki kesesuaian nama-nama pejabat dilantik maupun di-nonjob-kan.

Dari hasil penulusuran wartawan di lapangan sejumlah pejabat yang masuk dalam list yang tersebar itu, membenarkan jika ada kesamaan jabatan yang akan diemban.

Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah - tengah masyarakat bahwa hal itu dinilai adanya kebocoran yang berasal dari orang dalam.

"Ada bang ya, kok bisa tahu. Sama persis dengan apa yang di list yang viral itu," ujar seorang pejabat mendapatkan promosi jabatan lingkup Pemkab Lampura dan enggan disebut namanya, Rabu, 31 Agustus 2022 pukul 21.00 WIB.

Polemik ini juga mendapatkan perhatian dari masyarakat kabupaten Lampura. 

Seorang warga Kotabumi, Nila, mengaku terheran -heran atas list dimaksud. Mulai dari nama pejabat mendapatkan promosi maupun yang di-nonjobkan. 

"Ini kan aneh, kok bisa data sepenting itu keluar. Kalau kami orang awam mengira itu tidak mungkin dari luar," kata Nila. 
 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait