#pemalsuan#dprd#beritalampung#bk#ririn

Badan Kehormatan Jadwalkan Periksa Ririn Usai Masa Reses 

Badan Kehormatan Jadwalkan Periksa Ririn Usai Masa Reses 
Anggota Dewan dari Partai Golkar Ririn Kuswantari (Foto:Dok.Lampost.co)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Anggota Dewan dari Partai Golkar Ririn Kuswantari dijadwalkan akan memberikan keterangan kepada Badan Kehormatan atas kasus pemalsuan tanda tangan Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Johan Sulaiman. 

Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampung saat ini gagal memanggil Ririn yang merupakan Ketua Komisi I Fraksi Golkar. Padahal,  Ririn berperan penting membongkarn kronologi kasus dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut. 

"Nggak datang, karena dia (Ririn) kasih kabar kalau dia sedang dinas luar," kata Ketua BK Abdullah Fadri Auli kepada Lampost.co,  Senin (22/10/2018).

Sementara mulai hari ini,  para legislator melakukan reses hingga 27 Oktober,  maka pemanggilan Ririn dimungkinkan akan berlanjut pada 27 Oktober mendatang. 

Pada pemeriksaan nanti,  BK ingin mengetahui lebih dalam,  apakah ada instruksi kepada Joko untuk memalsukan tanda tangan.  Berdasarkan pengakuan Joko, dirinya lah yang memerintahkan stafnya memalsukan tanda tangan.  

"Tapi kan kita nggak pernah tahu   hingga saat ini dia menyatakan bahwa tidak ada yang menyuruh (memalsukan tanda tangan),  tapi terus terang saja saya tidak percaya dengan keterangan dia,  karena tidak logis dan berubah ubah keterangannya, "paparnya. 

Jika memang atas inisiatifnya untuk memalsukan tanda tangan maka dia harus mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan. 

Nantinya hasil pemeriksaan akan  dirapatkan oleh BK dan menjadi rekomendasi yang kemudian diserahkan kepada pimpinan DPRD Provinsi Lampung. 
"Silahkan pimpinan akan menindaklanjuti rekomendasi kita ya silahkan saja,"imbuhnya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait