#otomotif

Biaya dan Cara Urus STNK Hilang

Biaya dan Cara Urus STNK Hilang
Dok/MI


Jakarta (Lampost.co): Mengantongi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah syarat mutlak bagi Anda yang hendak berkendara. STNK menjadi pegangan dan bukti bahwa kendaraan yang Anda tumpangi bukan alat transportasi bodong, apalagi hasil curian.

Fisik STNK ringkas. Mudah dilipat. Tapi itu pula yang menyebabkan kemungkinan STNK Anda hilang, apakah terselip atau jatuh. Lantas bagaimana cara mengurus STNK hilang?

Ternyata mengurus STNK hilang mudah. Biayanya pun tidak mahal. Situs resmi Polri mencantumkan sejumlah syarat pengurusan STNK hilang:

1. Formulir permohonan
2. Surat keterangan hilang STNK dari kepolisian
3. Cek fisik kendaraan yang sudah dilegalisir
4. Fotokopi BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan legalisir dari leasing (apabila masih kredit)
5. Surat keterangan leasing (apabila masih kredit)
6. Fotokopi dari STNK yang hilang (jika ada)
7. KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan

Setelah melengkapi dokumen dan syarat yang dibutuhkan, selanjutnya adalah proses mengurusnya:

1. Datang ke kantor Samsat terdekat dengan membawa segala dokumen persyaratan dalam satu map
2. Sampai di kantor Samsat, mintalah formulir pendaftaran kepada petugas loket
3. Isi formulir dengan lengkap, lalu serahkan kepada petugas beserta kelengkapan berkas persyaratan
4. Pengecekan fisik kendaraan di Samsat, mulai dari karakteristik kendaraan seperti warna mobil, nomor kendaraan, nomor mesin, dan nomor angka
5. Selanjutnya, urus pembuatan STNK baru di Loket Bea Balik Nama II
6. Apabila belum bayar pajak tahunan, diwajibkan membayar pajak terlebih dahulu
7. Apabila sudah membayar biaya pajak kendaraan, STNK baru segera diproses

Setelah semua prosedur pengurusan STNK selesai, terakhir Anda tinggal membayar biaya pembuatan STNK baru. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 mengenai PNBP, tarif atau biaya pengurusan STNK baru karena hilang disesuaikan dengan jenis kendaraan. Pengurusan kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, dan angkutan umum dikenakan biaya Rp50.000, dan pengurusan kendaraan bermotor roda empat atau lebih Rp75.000.

EDITOR

medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait